Angka Kemiskinan Kabupaten Buru Lebih Tinggi Dari Kabupaten Bursel

Spread the love

Bursel, ambontoday – Tahun 2008 angka kemiskinan di Kabupaten Buru Selatan sangat tinggi 32 sekian persen. Kini, Kabupaten yang masih seumuran jagung (12 Tahun) ini mengalami penurunan nomor dua terendah di Maluku.

Bahkan Kabupaten Buru kabupaten induk angka kemiskinan lebih tinggi dari kabupaten Buru Selatan.

“Kabupaten Buru Selatan ini ketika dimekarkan tahun 2008 itu, angka kemiskinan tertinggi di Maluku, tertinggi 32 sekian persen, ujar Bupati Tagop Sudarsono Soulisa.

Sebut Bupati, sekarang, angka kemiskinan terendah nomor dua setelah kota Ambon. Ucap Tagop, terendah nomor dua setelah kota Ambon.

“Jadi kota Ambon itu terendah pertama, kita (Bursel) terendah nomor dua, ujar Bupati.

Sebut Tagop lagi, Sekarang kabupaten Buru pun dibawa kabupaten Buru Selatan, angka kemiskinan lebih tinggi dari kabupaten Buru Selatan. Kata Tagop, hal ini adalah sebuah jerih payah kerja keras.

“Dimana yang utama adalah sektor ekonomi mikro yang bekerja meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja yaitu pedagang-pedagang,” jelas Tagop

Bupati dua periode dari PDI Perjuangan katakan, pedagang yang menguasai pasar di Kota Namrole hanya dua, keluarga dari Sulawesi Tenggara dan dari Sulawesi Selatan.

“Dan ini sangat membantu pemerintah daerah dan masyarakat Buru Selatan untuk mendapat kebutuhan utamanya, baik kebutuhan primer dan sekunder,” jelas Tagop.

Dikatakan, hal ini yang patut Pemda memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat Buru Selatan asal Sulawesi. Tagop berharap ini sebuah langka maju.(Biro Bursel)

 

Baca Juga  KPK Kembalikan Barang Bukti Sitaan Milik Mantan Bupati BurseL

Berita Terkini