Arafah : 18 CPNS Basarnas Ambon Angkatan 2024/2025 Dinyatakan Lulus Latdas SAR

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon resmi menutup rangkaian latihan dasar (Latdas) SAR bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan tahun 2024/2025 yang berlangsung sejak 25 Agustus hingga 25 September 2025 sukses dengan hasil 18 peserta CPNS dinyatakan lulus.

‎Demikian disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah kepada wartawan di Kantor Basarnas pada Jumat 26 September 2025.

Kepala Basarnas Ambon, M. Arafah, menjelaskan bahwa pelatihan dasar ini mencakup materi dan praktik pertolongan di berbagai medan, mulai dari perairan, pegunungan, hingga teknik panjat dan turun tebing serta proses evakuasi.

‎“Latihan dasar ini menjadi bekal awal bagi para CPNS. Selama satu bulan mereka tidak hanya dilatih teknik dasar pertolongan baik teknik pertolongan perairan, teknik pertolongan pegunungan, teknik panjat tebing, turun tebing, dan proses evakuasi dari tebing juga kegiatan visistasi ke Distrik Navigasi kelas satu ambon.

Kunjungan ke Distrik Navigasi bertujuan agar para CPNS ini mengetahui bagaimana cara berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik, khususnya saat menghadapi kecelakaan di laut, contohnya seperti kejadian orang jatuh dari kapal,” jelas Arafah.

Menurutnya, seluruh peserta berhasil menyerap materi dengan baik dan Alhamdulillah semua dinyatakan lulus. Selanjutnya, mereka akan mengikuti latihan SAR lanjutan mulai awal Oktober hingga akhir November 2025 dengan materi yang lebih aplikatif, termasuk penggunaan teknologi pencarian dan orientasi perkantoran.

‎”Setelah pelatihan dasar, masih ada lagi tahap pelatihan berikutnya yang akan dilakukan mulai awal Oktober hingga akhir bulan November 2025.

Untuk pelatihan lanjutan nanti para CPNS akan dilatih untuk pengenalan teknologi dan peralatan pertolongan yang sering digunakan untuk melakukan operasi SAR di lapangan juga orientasi perkantoran.

Baca Juga  Sistem Rujukan Online Masuki Fase Transisi dan Evaluasi

‎Setelah melewati tahap pelatihan lanjutan  dan dinyatakan lulus barulah mereka berhak menyandang status PNS 100 persen,” ungkap Arafah.

‎Dikatakan, Basarnas Ambon juga berencana memetakan kemampuan para CPNS ini untuk ditempatkan di berbagai kabupaten rawan kecelakaan. Misalnya di  Tual dan Kepulauan Aru (Dobo) yang dominan dengan kecelakaan laut, serta Namlea yang kompleks karena memiliki potensi kecelakaan di laut, pegunungan, maupun area tambang emas.

‎“Kita akan tempatkan CPNS ini sesuai keahlian dan kebutuhan wilayah. Apalagi Basarnas Ambon juga akan menambah dua pos baru, yakni di Kabupaten Maluku Barat Daya dan Seram Bagian Barat. Dua wilayah ini rawan kecelakaan, terutama karena faktor cuaca ekstrem di Maluku Barat Daya,” ucap Kepala Basarnas Ambon.

‎Ia menegaskan, Latdas SAR ini merupakan syarat mutlak sebelum CPNS resmi diangkat menjadi PNS. Penilaian kelulusan dilakukan oleh Balai Diklat dan PPSJN, bukan oleh instruktur Basarnas.

‎Mereka yang lulus berhak menyandang status rescuer sekaligus PNS seratus persen, sedangkan yang tidak lulus wajib mengulang tahun depan. Semua proses dilakukan transparan dan sesuai aturan,” tutup Arafah. (AT)