
Bursel, Ambontoday.com – Asriyadi Tomia dipastikan menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan periode 2025–2030. Dengan dukungan mayoritas pemilik hak suara, ia berpeluang besar terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Ketua Tim Pemenangan Asriyadi Tomia, Ridwan Marasabessy, mengungkapkan bahwa syarat pencalonan telah terpenuhi bahkan melampaui ambang batas yang ditentukan. Dari total 11 suara sah, minimal dukungan yang dibutuhkan adalah 50 persen plus satu atau setidaknya enam suara.
“Empat dukungan berasal dari kecamatan, satu dari DPD II, dan satu dari unsur sayap. Ini sudah cukup untuk memenuhi syarat pencalonan,” ujar Marasabessy.
Ia menjelaskan, unsur sayap yang dimaksud meliputi organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, seperti SOKSI, MKGR, AMPI, dan Al Hidayah. Dukungan juga telah dikantongi dari empat kecamatan, yakni Leksula, Namrole, Waesama, dan Kepala Madan.
Meski demikian, dua kecamatan lainnya, yakni Fena Fafan dan Ambalau, hingga saat ini belum menyatakan sikap dukungan. Namun Marasabessy optimistis keduanya akan menyusul memberikan dukungan kepada kandidatnya.
“Saya sangat optimistis, bahkan 1000 persen yakin, kandidat kami akan terpilih kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa total dukungan yang telah diraih mencapai lebih dari 70 persen, jauh di atas syarat minimal pencalonan sebesar 30 persen. Dengan kondisi tersebut, peluang munculnya kandidat lain dinilai nyaris tertutup.
“Dengan dukungan yang sudah ada, hampir tidak ada lagi ruang bagi calon lain untuk memenuhi syarat pencalonan,” katanya.
Marasabessy berharap, di bawah kepemimpinan Asriyadi Tomia, Partai Golkar Buru Selatan dapat semakin solid dan mampu meraih dominasi politik di parlemen daerah.
“Kami berharap ke depan Golkar bisa menguasai DPRD Kabupaten Buru Selatan, bahkan menargetkan posisi Ketua DPRD,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan, Mus Mahulauw, menjelaskan bahwa proses pendaftaran telah dibuka sejak 4 hingga 6 April 2025. Selama masa pendaftaran, hanya Asriyadi Tomia yang mengambil dan mengembalikan formulir pencalonan.
“Hingga penutupan pendaftaran pukul 00.00 WIT, hanya satu bakal calon yang mengembalikan berkas, yakni Asriyadi Tomia, dan seluruh persyaratan telah dipenuhi sesuai prosedur,” jelas Mahulauw.
Ia menambahkan, dengan kondisi tersebut, pelaksanaan Musda berpotensi besar berlangsung secara aklamasi.
“Melihat dukungan yang telah diperoleh, besar kemungkinan Musda akan menetapkan calon secara aklamasi,” ujarnya.
Sekretaris Panitia Pencalonan, La Ode Suryanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan verifikasi faktual terhadap dokumen yang telah diserahkan.
“Pada 7 April, panitia akan menggelar pleno untuk menetapkan hasil verifikasi berkas pencalonan,” tutup Suryanto.
[Nar’Mar]
.


Komentar