Ambontoday.com, Ambon.- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau yang dulu lebih akrab dikenal dengan sebutan (Basarnas) Ambon dalam melakukan tugas dan tanggungjawab di Provinsi Maluku yang terdiri dari 11 Kabupaten/Kota saat ini masih mengalami kendala dalam menjalankan fungsinya.
Pasalnya, jumlah Pos serta personil yang saat ini ada tidak sebanding dengan luas wilayah Maluku yang lebih banyak didominasi oleh perairan.
Saat ini, jumlah Pos yang ada di seluruh wilayah Maluku hanya ada 6 Pos yang siap siaga yakni, Ambon, Namlea, Banda, Tual, Saumlaki dan Aru.
Demikian disampaikan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis 9 Januari 2025.
Menurutnya, dari sisi ketersediaan personil maupun sarana pendukung itu masih kurang, karena dari 6 Pos yang ada saat ini setiap Pos di isi 6 orang personil yang siaga.
“Dengan kondisi dan luas wilayah Maluku yang sebagian besar di dominasi oleh lautan tentu memerlukan kesiap siagaan baik dari jumlah personil, Pos maupun sarana pendukung.
Saat ini jumlah Pos siaga yang tersedia ada 6 Pos dengan lokasi Ambon, Buru, Banda, Bula, Tual, Aru dan Saumlaki. Dengan jumlah personil yang siaga di setiap Pos sebanyak 6 orang,” jelas Arafah.
Untuk itu kita berencana untuk tahun 2025 ini kita akan menambah 2 Pos lagi yakni di SBB dan MBD.
Dikatakan, untuk jumlah personil di tahun 2025 ini Ambon mendapat penambahan quota jatah melalaui penerimaan online sebanyak 28 orang dan sesuai hasil tes CAT baru 20 orang yang lolos itu berarti masih kurang 8 orang lagi.
“Untuk penambahan personil tahun ini kita mendapat jatah sebanyak 28 orang namun sesuai hasil tes online yang lolos baru 20 orang.
Sementara untuk penambaban Pos kita berencana untuk membuka dua Pos tambahan di Kabupaten SBB dan MBD dan itu sudah kita koordinasikan dengan masing masing pemerintah kabupaten, mudah mudahan setelah pelantikan kepala daerah yang baru nanti hal itu akan kita mantapkan lagi,” ungkapnya.
Arafah menambahkan, dari 6 Pos yang tersedia saat ini setiap Pos disiagakan dengan 1 buah Speedboat Fiber dan Perahu Karet. Sementara untuk Pos di Ambon dan Tual juga disiagakan Kapal dengan panjang 40 meter, tutup Arafah.





















