27 September Pemprov Maluku Gelar Festival Kapitan Jongker di Manipa
Pejabat Raja Negeri Tumalehu Barat, Yusnita Tiakoly menyampaikan bahwa walaupun pelaksanaan kegiatan dilaksanakan lebih banyak dilakukan secara daring seperti Seminar Nasional (Virtual) akan berlangsung pada 27 September dan Reccordin pagelaran Seni Budaya pada tanggal 28 September 2021 yang tetap akan memperhatikan dan berlakukan Protokol Kesehatan/CHSE. dan peran serta masyarakat bagi peningkatan sector pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan ke SBB khususnya Pulau Manipa, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mengedukasi tentang pentingnya sejarah leluhur. Pelaksanaan kegiatan Festival Kapitan Jongker ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan tentang pentingnya sejarah leluhur, menyiapkan peran serta masyarakat Pulau Manipa agar dapat siap menyambut wisatawan dan menjadikan event yang di selenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku ini dapat menjadi pemicuan membangun Manipa sebagai salah satu Destinasi Wisata unggulan di Kabupaten Seram Bagian Barat.
βKami sudah melakukan berbagai persiapan menyongsong terselenggaranya kegiatan Festival Kapitan Jongker. Kesiapan-kesiapan tersebut diantaranya pembangunan dan penataan sejumlah sarana prasarana khusunya objek-objek yang merupakan jejak sejarah perjuangan Kapitan Jongker itu sendiri,β kata Yusnita. Dirinya berharap, Keberhasilan dari kegiatan ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pembangunan masyarakat diberbagai bidang dan yang terpenting adalah, melalui kegiatan ini kedepan akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian masyarakat di Pulau Manipa yang tidak hanya menyajikan objek wisata sejarah saja tetapi juga wisata bahari, ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Negeri Tumalehu Barat, Tojadin Salisi menyampaikan, terimakasihnya atas upaya Pemerintah Provinsi Kususnya Dinas Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang mau mengembangkan Kepulauan Manipa melalui Festival Kapitan Jonker. βKendati di tengah situasi pandemic Covid-19, namun upaya pemerintah dalam menggali dan mengembangkan potensi-potensi pariwisata baik wisata alam maupun wisata sejarah yang terus dilakukan Pemerintah guna memacu pertumbuhan perekonomian masyarakat Pulau Manipa untuk itu patut kita semua memberikan dukungan,βUngkap Tojadin . Nama dan sepak terjang Kapitan Jongker sendiri memang belum banyak dikenal masyarakat Indonesia pada umumnya, namun perjuangan dari seorang Kapitan Jongker atau Joncker Jouwa de Manipa memang tercatat dalam sebuah akte VOC tahun 1664.
Kegiatan Festival Kapitan Jongker akan digelar dalam tiga sesi, yakni tanggal 27 September 2021 akan dilakukan Webinar Nasional Kapitan Jongker dengan manghadirkan sejumlah Narasumber diantaranya, Gubernur Maluku, Gubernur Banten, Rektor Universitas Pattimura, Rektor IAIN Ambon, Bupati Kabupaten SBB, Museum Maluku di negeri Belanda, Sejarawan dan Jurnalis. Tanggal 28 September akan dilakukan kunjungan on the spot oleh Pemerintah di Pulau Manipa yang dipusatkan di Desa Tumalehu Barat sekaligus pengambilan gambar visual di sejumlah objek jejak sejarah perjuangn Kapitan Jongker. Pada hari terakhir tanggal 29 September, kegiatan Festival Kapitan Jongker akan menyuguhkan Pagelaran Seni dan Budaya Manipa, Virtual City Tour serta Pameran Hasil Pertanian dan UMKM.
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rekomendasi Untuk Anda
LP-KPK KEMBALI LAPORKAN MANTAN BUPATI TANIMBAR KE KPK RI
Lekransy Dorong CCTV AI dan Pengawasan Terpadu Cegah Aksi Bunuh Diri di JMP
Pemkot Ambon Gelar Silaturahmi dan Pelepasan 322 Jamaah Calon Haji Kota Ambon
Irdam Pattimura sebagai Dansatgas Pengamanan Wilayah Kunker RI 1 di Saumlaki.
Joice Pentury Bongkar Rekaman Pertemuan Eks Kajari Tanimbar dan Fatlolon