Ambon 450 Tahun: DPRD dan Pemkot Gelar Paripurna, Wali Kota Ajak Warga Bergerak Bersama Bangun Kota
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Moritz Tamaela menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Ambon, meskipun bangsa ini baru saja melewati dinamika demokrasi yang cukup kompleks. Sementara itu, dalam pidato reflektifnya, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menekankan bahwa peringatan 450 tahun Kota Ambon menjadi momen penting untuk melihat kembali capaian yang telah diraih dan mempersiapkan langkah strategis menghadapi tantangan ke depan. βIndeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah mencapai 83,37, masuk dalam kategori tinggi.
Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 juga mencapai 5,96 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional, dan inflasi kita relatif terkendali,β ungkap Wattimena. Selain itu, Ambon kembali mendapat pengakuan dunia sebagai Kota Kreatif Musik UNESCO dengan peringkat tertinggi, menegaskan posisi Ambon sebagai pusat budaya musik di Indonesia. Namun demikian, Wali Kota juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti tingkat pengangguran terbuka yang masih cukup tinggi di angka 11,65 persen, pengelolaan sampah yang belum optimal, ketimpangan penduduk, serta angka kemiskinan yang stagnan di sekitar 5 persen.
Mengusung tema βBergerak Bersama Per Ambon Maluku Deng Indonesia Pung Bae,β Wali Kota mengajak seluruh warga untuk bersatu dan bekerja bersama dalam membangun Ambon ke arah yang lebih baik. βTema ini memberi pesan bahwa kemajuan tidak akan datang dari satu orang atau kelompok saja, melainkan dari kekuatan kolektif kita semua,β tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah program prioritas yang sedang dijalankan oleh Pemkot Ambon, antara lain: Penambahan 779 sambungan air bersih Perluasan layanan pengelolaan sampah Bantuan modal usaha untuk 650 pelaku UMKM Pembentukan 50 Koperasi Merah Putih Pembangunan Mal Pelayanan Publik Peluncuran Call Center 112 sebagai layanan darurat 24 jam Upaya pengelolaan sampah juga terus diperkuat melalui kerja sama dengan Bank Sampah Alami, dengan membeli hingga 3 ton sampah plastik dari masyarakat untuk didaur ulang, sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan. Menutup pidatonya, Wattimena memaparkan visi jangka panjang pembangunan Ambon yang tertuang dalam RPJMD 2025β2029 dengan visi βAmbon Manise, Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan,β yang dijabarkan dalam 17 program prioritas hingga tahun 2045. βMemasuki usia 450 tahun, tantangan pembangunan tentu tidak ringan.
Namun dengan semangat kebersamaan, kita bisa mewujudkan Ambon yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Mari bergerak bersama, untuk Ambon, Maluku, dan Indonesia pung bae,β pungkasnya. Rapat Paripurna ini menjadi simbol kebersamaan dan refleksi kolektif seluruh elemen masyarakat Kota Ambon dalam membangun masa depan kota yang lebih baik.( o. l )
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
2 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
3 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
3 months ago
Ambon Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelanggar Aturan Sampah
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
BAWASLU MBD JANJI TERTIBKAN BALIHO PETAHANA YANG MASIH TERPAMPANG SEBELUM CUTI KAMPANYE
Covid-19, Malra Terdapat Satu PDP Dan Dua ODP
Ketika Jalan Berlubang Menjadi Luka Kota, Warga dan Tukang Ojek Patungan Menambal dengan Cinta
Waspada Gelombang Tinggi diperairan Maluku
Presiden Jokowi Tiba di Kota Langgur, Maluku Tenggara