Bupati Safitri Ajak Semua Pihak Cerdas Dalam Berpolitik
Deklarasi pemilu damai tersebut dihadiri Wakapolres Byru Selatan Noovy E. A Sapulete, (Plt) Sekda Buru Selatan Ruslan Makatita, Ketua DPRD, Muhajir Bahta, Plh Ketua KPUD, Jainudin Soulisa, Staf Bawaslu Bursel, Perwakilan Kodim 1506 Namlea, pmpinan Partai Politik, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan pimpinan OKP/Ormas di Buru Selatan. Kapolres Buru Selatan AKBP M.
Agung Gumelar dalam sambutannya yang dibacakan Wakapolres, Kompol Noovy E A. Sapulette mengatakan, pelaksanaan deklarasi bukan hanya deremonial belaka namun dapat diaktualisasikan dalam pelaksanaan Pemilu Tahun 2024, sehingga dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Dikatakannya, pemilu adalah tonggak sejarah penting dalam perjalanan demokrasi yang memungkinkan warga negara untuk berpartisipasi dalam menentukan masa depan negara ini.
Jelasnya, sebagai Kepolisian, tugas dari pihaknya adalah memastikan pemilu dapat berjalan dengan aman, adil dan jujur serta bebas dari gangguan apapun. Sambutan Bupati Safitri Malik Soulisa yang dibacakan (Plt) Sekretaris Daerah Ruslan Makatita, mengatakan, dirinya percaya semua orang sependapat bahwa Pemilu Damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa, mulai dari tataran individu, kelompok, maupun masyarakat secara kolektif. Pemerintah sendiri, telah senantiasa berkomitmen untuk menjaga kondusifitas dan keamanan selama Pemilu.
Dikatakan Safitri katakan, kalau di cermati dalam rangka pelaksanaan Pemilu yang akan kita hadapi di tahun 2024 nanti, ada empat kunci sukses yang menjadi faktor utama. βPertama, yaitu faktor penyelenggara pemilu dalam hal ini adalah KPU dan Bawaslu. Dimana sangat penting untuk menjaga integritas yang adil, obyektif dan profesional," ujarnya.
Kedua kata Bupati, faktor peserta pemilu, dalam hal ini adalah peserta pemilu yang terdiri dari partai politik bersama para calon legislatif yang mana peserta pemilu dituntut memiliki integritas, patuh dan taat terhadap regulasi yang ada serta tidak memantik politik sara. Lanjutnya Ketiga, adalah faktor masyarakat atau pemilih yang juga harus memiliki integritas, karena seorang pemilih memiliki hak konstitusional yang digunakan dengan penuh tanggung jawab. Dan yang ke empat adalah faktor stakeholder seperti Kepolisian, TNI dan ASN yang harus menjaga netralitasnya,β pungkasnya.
βSaya titip kepada semua pihak baik itu dari penyelenggara, peserta, unsur TNI dan Polri serta Satuan Kerja Perangkat Daerah, untuk menjaga marwah pemilu dan seluruh proses tahapan kegiatan Pemilu ini dengan bersama-sama bertanggung jawab untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas lingkungan,βpesannya. Safitri Malik mengajak seluruh pihak saling bekerja sama, sehingga Pemilu 2024 dapat menjadi bukti bahwa masyarakat telah kian cerdas dalam berpolitik, sekaligus menjadi perayaan atas kedewasaan kita sebagai Bangsa Indonesia. βMari kita semua untuk berperan aktif dan bersinergi dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Buru Selatan," pinta Safitri Malik.
Usai sambutan Bupati dilanjutkan dengan pembacaan naskah deklarasi oleh Plh Ketua KPU Bursel Jainudin Soulisa yang diikuti semua orang yang hadir saat itu. Dan dilanjutkan dengan penandatangan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024. (BurseL) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Musda KNPI Periode 2024-2026, Buka Pendaftaran Ketua KNPI Bursel
2 years ago
63 Warga Binaan Lapas Perempuan Akan Salurkan Hak Pilih 14 Februari
2 years agoLima Anggota KPU Kab.Aru Tersangka Korupsi Wenno Prihatin Tahapan Pemilu terhambat
2 years ago
Pemkot Ambon Gelar Rakor Jelang Pemilu 2024
2 years agoRekomendasi Untuk Anda
Teknologi Maju di Pabrik Chery Wuhu: Rahasia Kemajuan Otomotif Indonesia
Ambon Perkuat Sinergi Digital Papua-Maluku Menuju Kota Cerdas
Unidar Ambon Wisudakan 420 Sarjana dan Ahli Madya