Diduga Puluhan Ton BBM Milik PLN UP3 Saumlaki Dijual Belikan
"Kami pulangkan mereka, bukan karena masalah ilegal oil, namun ada pelanggaran kedisiplinan yang dibuat, sehingga kami pulangkan mereka kepihak vendor," ujar Anas Asisten Menager keuangan dan umum ketika dihubungi ambontoday. com Senin, (7/8). Anas mengaku, terkait BBM yang diperjual belikan itu masih dalam proses di internal PLN UP3 Saumlaki, mengingat BBM yang diperjual belikan sudah berkisaran puluhan ton.
Besar dugaan, ada keterlibatan pihak PLN UP3 Saumlaki, mengingat persoalan ini dianggap biasa saja, karena tindakan penjualan minyak bersubsidi tersebut sama sekali tidak ditindak lanjut oleh pihak PLN UP3 Saumlaki ke pihak aparat penegak hukum (APH). Terkait dugaan BBM yang diperjual belikan ini, pihak APH diminta untuk memeriksa pimpinan PLN UP3 Saumlaki bersama seluruh unsur pimpinan, karena besar dugaan ada keterlibatan mereka, sehingga puluhan ton BBM bersubsidi itu bisah keluar dari PLN ke penadah. Disisi lain, dengan alasan seringkali mati lampu di wilayah pelayanan PLN Bomaki Saumlaki, karena ada kesalahan teknis atau gangguan jaringan, kemungkinan besar itu hanya kamuflase untuk BBM yang digunakan beberapa menit itu diperjual belikan pihak PLN. (AT/tim)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Keterangan Petrus Fatlolon Bongkar Sengkarut PI Masela dan Dokumen Janggal
4 months ago
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
5 months ago
Jejak Perjanjian Notaris di Balik Pencairan Rp20 Miliar UP3 Tanimbar
5 months ago
Kontroversi Pernyataan Bupati Mengguncang Relasi Pemerintah dan Wartawan Tanimbar
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
BurseL "Masih Darurat" Kasus Pencabulan Terhadap Anak
Klarifikasi, ADD Tahap Pertama Tahun 2021 Belum Cairkan Di KKT
Vaksinasi Siswa Madrasah Perlu Digencarkan
Jasa Raharja PartisipasiΒ 20.000 Pohon di Seluruh Indonesia
DPP NasDem Putuskan Fauzan Rahawarin Jabat Wakil Ketua DPRD Maluku dan Irawadi Ketua Fraksi