GMBK Gelar Diskusi Kupas Tuntas Dampak Pandemi Terhadap Masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya
Memungkinan putus sekolah (Drop Out)" Lanjutnya, indikator tersebut ternyata kondisi kabupaten yang bertajuk kalwedo dapat berkontribusi sebagai satu penyebab terjadinya βLearing Lossβ dalam dunia pendidikan disana. Selain itu, belum adanya pemeratan jaringan internet dan kekurangan tenaga pendidik dapat juga mendongkrak percepatan terjadinya hal tersebut dalam pandemi Covid-19 saat ini. "Untuk itu strategi belajar yang dihasilkan dalam webinar tersebut, ada dua kemungkinan jika penerapan belajar dilakukan secera online (Daring).
Materi ini disampaikan lewat webinar oleh Franklin Untailawan (Akademisi IAKN) 1. Perangkat dukungan proses pembelajaran (Low/High Bandwicth) 2. Koneksi internet yang baik 3. Kurikulum darurat 4. Materi pembelajaran yang disusun dalam bentuk Pdf atau ppt dengan format yang lebih sederhana untuk dibagikan kepada peserta didik 5. Lembaran kerja siswa (Portofolio, Self reflection, etc) 6. Link/referensi pembelajaran online yang dapat diakses oleh peserta didik" Strategi pembelajaran secara luar jaringan (Luring) 1. Pembelajaran dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokoler kesehatan 2. Pembelajaran dilakukan dalam bentuk kelompok kecil dan tidak dilakukan setiap hari 3. Durasi pembelajaran tatap muka dilakukan lebih singkat 4. Penggunaan metode pembelajaran yang memanilisir adanya kontak fisik secara langsung baik antara pengajaran dan peserta didik, maupun antara sesama peserta didik. Olehnya itu ivestasi paling istimewa dalam keluarga adalah pendidikan.
"Sedangkan terkait dengan edukasi yang baik kepada masyatakat terhadap vaksin yang menuai antara pro dan kontra dikalangan masyarakat. Materi ini disampaikan lewat webinar oleh Theosobia G. Orno (Akademisi poltekes kendari)" "Sebetulnya vaksin tidak berbahaya hanya saja kurang adanya sosialisasi di kalangan masyarakat, hal ini terjadi dikabupaten maluku barat daya sehingga membuat ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan tenaga kesehatan untuk mensukseskan program vaksinasi hal ini desebabkan hampir sebagian kecil masyarakat yang bersedia divaksin, yang besersedia divaksinpun hanya orang-orang tertentu saja dalam hal ini ASN, tenaga kesehatan dan para tenaga kerja lainnya yang terlibat dalam instansi pemerintahan MBD. Ungkap seorang penanya dari kegiatan ini yang berinisial MR menyatakan bahwa sebenarnya yang mengalami gangguan kesehatan mental bukan masyarakat atau ibu-ibu pasar tetapi para gugus tugas penanganan Covid-19" "Memang benar vaksinasi secara realitas menuai antara pro dan kotran dalam masyarakat terkhususnya masyarakat bumi kalwedo. hal ini disebabkan karena kurang adanya sosialisasi baik dari pemerintah maupun organisasi kepemudaan yang berbais di MBD. dengan demikian tugas kita sebagai agen of change harusnya memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat" Kiranya webinar ini dapat bermanfaat dan mematahkan pemikiran masyarakat yang cenderung kontradiktif terhadap vaksin, tutup Larwona,(AT/Pait)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Jemaat GPM Sejahtera Saumalaki Gelar Pencanangan HUT GPM Ke-91
2 weeks ago
Dari Kormomolin Untuk HUT RI Ke-81, Sederhana Sukses Kibarkan Bendera KemenanganΒ
2 weeks ago
Groundbreaking LNG Blok Masela Dimulai Tanpa Peletakan Batu Pertama
1 month ago
Masyarakat Ngamuk Ulah Ketidakhadiran Presiden di Acara Groundbreaking LNG Blok Masela
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Jemput Paskah Kristus, Jemaat GPM Damai Saumlaki Loucing PHBG
Pangdam XVI Pattimura Berkeinginan Kunjungi Namrole Bursel
JADI "BOLA LIAR", KPUD MBD KALRIFIKASI POLEMIK DEBAT DI KOTA AMBON
Kampanye Bawah Ras Cina, Bawaslu Diminta Tindak Tegas Paslon BerSATU