IHSG Minggu Lalu Naik Berkat Sektor Properti dan Teknologi
Tingkat tersebut adalah tingkatan resistansi penting seperti MA50 bulanan yang terletak pada angka 6.850 dan MA200 mingguan di posisi 6.900. "Apabila minggu ini IHSG mampu bertahan di level support penting yang berada di level 6.500 maka membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan ke level resistance tersebut," kata dia dalam keterangan resmi, Senin (28/4/2025). Meskipun begitu, peningkatan tersebut kemungkinan besar hanya akan bersifat markup atau tidak menandakan adanya pembalikan dari trend bearish saat ini, asalkan aliran dana luar negeri dan kondisi pasar global tetap tanpa perubahan yang berarti.
"Indikasinya dapat diamati melalui aspek sentimen pasar serta aliran uang luar negeri yang terus menunjukkan keluarnya modal dari indeks tersebut," tambahnya. Berkaitan dengan sentimen pekan kemarin, dia menyatakan bahwa ada sedikit sentimen karena yang terlihat hanyalah pembaruan berkaitan dengan kebijakan perdagangan perang yang dijalankan oleh Trump. Perkembangan yang terjadi sepanjang pekan lalu sifatnya baru berada dalam tahap rencana ataupun negosiasi, belum ada yang sifatnya kebijakan atau kesepakatan yang konkret.
Menurutnya, ditambah dengan data aliran dana asing seminggu terakhir, investasi asing tetap menunjukkan arus keluar senilaiRp 740 miliar. Dimas menjelaskan bahwa peningkatan pekan lalu dari tanggal 21 hingga 25 April 2025 disokong oleh dua pemimpin kinerja tertinggi, yaitu IDX Property yang naik 5,5% berkat performa PANI sebagai perusahaan dengan nilai pasar terbesar dalam sektornya. PANI bergerak naik sebesar 17 persen dalam minggu lalu, usai perusahaan mencatatkan bahwa mereka akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk para investor pada tanggal 15 Mei mendatang.
Perincian agenda dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) selanjutnya mencakup penyetujuan alokasi laba bersih untuk tahun buku 2024. Kemungkinannya cukup besar bahwa PANI akan mengulangi kebijakan pembagian dividen serupa dengan apa yang telah mereka laksanakan di tahun 2023 silam. Berikutnya adalah IDX Technology yang naik 5,2% minggu lalu karena peningkatan saham dari perusahaan dengan nilai pasar tertinggi di sektornya dan menempati posisi ke-8 di antara indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yakni DCII.
Dimas menyatakan bahwa kenaikan tersebut hanya sejalan dengan dinamika pasar yang sedang kuat tanpa adanya sentimen tertentu terkait saham itu sendiri. "Likuiditas yang relatif rendah menyebabkan saham ini memiliki volatilitas yang tinggi," demikian katanya.
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang “OK”
4 weeks ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Dibalik Keterlambatan Laporan ke Polisi: Alasan Ridwan Kamil Tentang Lisa Mariana Revealed
Pemerintahan Murad Ismail vs Barnabas Orno Dinilai Gagal
Direktur AMO Kembali Dipercaya Masuk Tim Seleksi Nasional Jejaring Kota Kreatif UNEsCO 2027