Jeritan Sunyi dari SD Siwatlahin: Ketika Merah Putih Berkibar, Anak Bangsa Menanti Guru yang Tak Pernah Datang
Sudah terlalu lama anak-anak di Siwatlahin menunggu dengan penuh harap, berseragam rapi setiap pagi, berdiri di halaman sekolah yang sunyi. Namun yang mereka temui hanyalah kelas-kelas kosong, papan tulis yang bisu, dan bangku-bangku yang sepi dari ilmu. Para guru tak pernah hadir, dan jika pun kepala sekolah datang, hanya sebentar, sekadar singgah sebelum pergi lagi.
Setiap hari Senin hingga Sabtu, anak-anak itu terus menanti, namun yang datang hanya angin dan waktu. "Saya mohon Bapak Bupati, tolong bantu kami. Sampai hari ini tidak ada satu pun guru yang masuk sekolah.
Kepala sekolah pun masuk jam 10 dan langsung pulang. Anak-anak hanya menunggu dalam seragam, berharap, tapi sia-sia," ungkap salah satu warga secara terbuka di Media Sosial Facebooknya Di mana hati nurani? Ke mana arah kompas Dinas Pendidikan? Ketika tugas suci mencerdaskan bangsa tak lagi dijalankan dengan tanggung jawab, maka cita-cita kemerdekaan itu perlahan layu di sudut-sudut negeri.
Masyarakat pun mulai gerah. Mereka meminta ketegasan dari Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, khususnya Dinas Pendidikan, untuk meninjau kembali para tenaga pendidik yang lalai dalam tugas, bahkan meminta agar guru-guru yang tidak menjalankan kewajiban diberhentikan secara tegas. Kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari kebodohan dan pembiaran.
Saat Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-80, jangan biarkan anak-anak di Siwatlahin hanya ikut upacara tanpa tahu arti teks proklamasi. Jangan biarkan mereka menyanyikan lagu "Indonesia Raya" tanpa pernah tahu isi dari buku pelajaran. Pendidikan adalah pelita.
Jika lampu itu padam, gelap akan menelan masa depan mereka. Catatan Redaksi: Kami berharap Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan dan Bapak Bupati Buru Selatan, mendengar jeritan masyarakat ini. Biarkan peringatan HUT RI tahun ini bukan hanya soal seremonial dan panggung hiburan, tapi juga menjadi momentum refleksi: sudahkah kemerdekaan itu sampai ke desa-desa? [ Nar'Mar ] ---
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Komisi III DPRD Maluku Sasar Pekerjaan Jalan Dan Jembatan Di MBD
Gaji Ke-13 untuk Pensiunan PNS Cair di Juni 2025
Paripurna LKPJ Pj Bupati Tabrak Tatib DPRD
Kapolres Kepulauan Tanimbar Kawal Proses Pemotongan Daging Kurban dan Juga Sholat Ied