Angkatan Pertama SMA-KU Bakal Ikut Beasiswa PIP dan Unggulan

Latepost,Jakarta,Ambontoday.com; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA),Piter Titirloloby yang juga mendapat tugas tambahan dari Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS),  sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Lelemuku (SMA-KU), bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hukum dan Komunikasi Publik UNLESA, Dr.Edoardus Koisin,S.Sos.,M.AP melakukan kunjungan dan konsultasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada 18 Mei 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan subbidang yang menangani Program Indonesia Pintar (PIP) dan Beasiswa Unggulan terkait peluang akses bantuan pendidikan bagi siswa SMA Lelemuku (SMA-KU), yang pada tahun 2026 mulai melaksanakan penerimaan siswa baru setelah memperoleh izin pendirian sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kemendikdasmen menyampaikan bahwa SMA-KU sebagai sekolah baru telah diperbolehkan mengusulkan penerima Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa kelas X. Terdapat dua periode pengusulan dalam satu tahun, yaitu pada tanggal 31 Agustus 2026 dan 31 Januari 2027. Dengan demikian, SMA-KU sudah dapat mengikuti periode pengusulan pertama pada 31 Agustus 2026.
Pihak Kemendikdasmen menjelaskan bahwa langkah awal yang harus dilakukan sekolah adalah memasukkan data calon penerima ke dalam sistem Dapodik sekolah. Setelah data tersebut terinput, SMA-KU perlu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku untuk selanjutnya ditindaklanjuti kepada kementerian sebagai bagian dari proses verifikasi dan penetapan penerima bantuan.
Program Indonesia Pintar (PIP) dapat diakses oleh siswa kelas X, XI, dan XII. Untuk mendukung proses pengusulan, sekolah diharapkan melakukan pendataan siswa yang masuk dalam kategori Desil 1 sampai Desil 4. Data tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam proses identifikasi, verifikasi, dan pertimbangan penyaluran bantuan pendidikan kepada siswa yang berhak menerima manfaat.
Selain PIP, pihak Kemendikdasmen juga menjelaskan bahwa siswa SMA-KU nantinya berkesempatan mengikuti Program Beasiswa Unggulan, khususnya bagi siswa kelas XII yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program tersebut dapat diakses sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku dari kementerian, dengan pilihan perguruan tinggi yang memenuhi standar dan kriteria program Beasiswa Unggulan.
Hasil konsultasi ini menjadi informasi penting bagi SMA-KU dalam mempersiapkan peserta didik angkatan perdana agar dapat memperoleh akses terhadap berbagai program bantuan pendidikan pemerintah,Jelas Piter
“Dalam pemenuhan syarat calon penerima PIP, hasil konsultasi ini akan segera kami tindak lanjuti kepada pimpinan YPT-RLS sebagai pendiri SMA-KU serta kepada Kepala SMA-KU, Bpk.Edy Rupilele sehingga berbagai persyaratan administrasi maupun pendataan siswa dapat dipersiapkan sejak dini,” ujar Piter.
Sementara itu, Dr.Edo menegaskan bahwa akses terhadap program beasiswa merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan terjangkau bagi generasi muda di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Mereka berharap seluruh siswa SMA-KU angkatan pertama dapat mengikuti setiap tahapan pengusulan hingga proses penetapan sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Mereka optimistis program tersebut akan menjadi instrumen penting dalam membantu siswa dan orang tua dalam memenuhi kebutuhan biaya pendidikan di jenjang sekolah menengah atas.
Kunjungan ini juga menunjukkan komitmen YPT-RLS, UNLESA, dan SMA-KU untuk terus membangun akses pendidikan yang berkualitas serta memastikan peserta didik di wilayah Kepulauan Tanimbar memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses berbagai program bantuan pendidikan yang disediakan pemerintah,(AT/19).

Baca Juga  BKSDA Provinsi Maluku Tabrak Aturan Demi Kebijakan.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkini