Kades Lamdesar Timur Diduga Kumpul Kebo Dengan Istri Orang
Hal ini di sampaikan oleh salah satu mantan calon BPD terpilih tahun 2023 Paulus Matrutty kepada ambontoday. com Senin, (10/12) di Desa Keliobar katakan, pembiaran dari pihak Pemerintah Kecamatan bahkan mungkin juga Pemda Kepulauan Tanimbar. "Saya bingung dengan aturan yang diberlakukan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini, dimana seorang kepala Desa yang merupakan pucuk kepemimpinan yang seenaknya mengumpul Kebo, apalagi ini istri orang," kata Matrutty.
Dikatakan juga, tindakan kumpul Kebo itu sangat mencoreng wajah Pemerintahan Desa, bahkan masyarakat Desa karena perbuatan kumpul Kebo yang di lakukan oleh Kades ini seakan merasa biasa-biasa saja, disisi lain perbuatan tidak terpujj itu dilakukan oleh Seorang Kepala Desa tidak mendapat tindakan keduaiolinan dari pihak Pemerintahan Daerah Kepulauan Tanimbar. "Aneh, perbuatan kumpul Kebo yang dilakukan oleh Kades dibiarkan, kok kita masyarakat kecil ditindaki, ada apa sebenarnya, saya pribadi dicalonkan sebagai anggota BPD saya di gugurkan oleh Pemerintah Desa karena persoalan perkawinan, apakah ini hukum atau aturan ini berlaku hanya bagi kami masyarakat kecil ya," tegas Matrutty. Matrutty juga menantang ketua dan anggota BPD Lamdesar Timur untuk menindaklanjuti perbuatan tidak terpuji dan sangat mencoreng wajah Desa Lamdesar Timur yang di lakoni oleh Kepala Desa, BPD mesti bergerak cepat dalam menyikapi persoalan busuk itu.
"Ketua BPD dan anggota harus bertindak profesional dan bertanggungjawab terhadapa perbuatan kumpul Kebo yang dilakoni oleh Kepala Desa, jangan dibiarkan, ketika dibiarkan maka BPD dianggap tidak mampu untuk manjalankan tugas sesuai amanat dan aturan yang berlaku, mengingat persoalan yang sama kok saya diberi sangsi kenapa Kades dibiarkan," kesal Matrutty. Dirinya berharap dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam hal ini dinas terkait untuk sesegerah memberhentikan Kades Lamdesar Timur, karena tidak wajar seorang pimpinan meberikan contoh buruk kepada seluruh masyarakat desa Lamdesar Timur. "Saya berharap persoalan kumpul Kebo Kades Lamdesar Timur diberhentikan karena perbuatan itu sangat tidak terpuji, saya juga berharap BPD desa Lamdesar Timur jangan tidur, karena itu rana BPD bukan masyarakat karena masyarakat sudah memberikan kepercayaan kepada kalian BPD," harap Matrutty.
Samapai berita ini dilansir, Kades dan pihak BPD belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan ini. (AT/tim)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Keterangan Petrus Fatlolon Bongkar Sengkarut PI Masela dan Dokumen Janggal
4 months ago
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
5 months ago
Jejak Perjanjian Notaris di Balik Pencairan Rp20 Miliar UP3 Tanimbar
5 months ago
Kontroversi Pernyataan Bupati Mengguncang Relasi Pemerintah dan Wartawan Tanimbar
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
Jasa Raharja Cabang Maluku Gelar JRku Bersih
DPRD Maluku Dorong Cinnabar Jadi Solusi Ekonomi Masyarakat
Pasangan Lewerissa β Vanat Resmi Mendaftar di KPU Maluku
KPU Bursel Gelar Uji Publik Ke-2 Penataan Dapil, Publik Pilih Opsi Pertama