Kejari Buru Akan Launching Program One Stop Service
Dikatakan, program ini merupakan inovasinya dalam rangka meningkatkan sinergitas antara penegak hukum dengan stekholeder terkait upaya mempermudah mengungkapkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. βProgram ini sebagai forum koordinasi kejaksaan, kepolisian dan dinas pemberdayaan masyarakat. Untuk melindungi perempuan dan anak dari tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak,β jelas Kajari.
Lanjut Kajari, progam OSS ini untuk mempermudah proses pengungkapan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kata dia, terutama terhadap anak, karena sering terjadi kendala masalah pembuktian dalam proses penyidikan dan penuntutan. βMisalnya ada ketakutan mengungkap kebenaran karena ada ancaman.
Program OSS ini sebagai forum koordinasi kejaksaan, kepolisian dan dinas pemberdayaan untuk mempermudah proses penyidikan dan penuntutan kasus tersebut,β jelasnya. Ditambahkan Kajari, pihaknya juga akan berupaya mensosialisasikan program ini ke desa-desa, sehingga masyarakat dan pemerintah desa ikut berpartisipasi untuk menjamin keselamatan perempuan dan anak. βProgram ini, sudah berjalan tinggal di Kabupaten Buru dan di Bursel akan diupayakan untuk segera dilaksanakan,β pungkas Kajari. (Biro Bursel)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 hours ago
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
1 day agoRp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 days ago
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
6 days agoRekomendasi Untuk Anda
Bleng, Hearing Bersama PPPK Paru Waktu, Bupati Ricky Jawerisa Bongkar Aib DPRDΒ