Merah Putih Berkibar di Bumi Bupolo: Sebait Cinta dari Polres Buru Selatan untuk Indonesia
Kegiatan yang berlangsung di depan Pasar Kaiwait, Desa Labuang, Kecamatan Namrole itu, bukan sekadar seremoniβtetapi manifestasi rasa syukur dan penghormatan kepada tanah air. Di balik langkah-langkah para petugas yang tegap namun bersahaja, terdapat semangat yang berakar dari cita-cita luhur para pahlawan. Kasat Intelkam Polres Buru Selatan, AKP Taufik, memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi oleh Kapolsek Namrole, AKP Donald Ilely, bersama personel Sat Intelkam dan Polsek Namrole.
Sebanyak 100 lembar bendera Merah Putih dibagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Bendera itu mungkin ringan di tangan, namun berat oleh maknaβkarena di dalamnya terlukis darah dan air mata, keberanian dan pengorbanan. > βPembagian bendera ini adalah ajakan kepada masyarakat untuk mengibarkan Merah Putih di halaman rumah masing-masing, sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan para pendahulu kita,β ujar AKP Taufik dengan suara yang tegas namun penuh harap. --- Di Setiap Helai Merah Putih, Tersimpan Doa dan Janji Di jalanan yang sederhana itu, terlihat wajah-wajah penuh semangat. Para warga menyambut dengan antusias, menggenggam bendera itu seolah memeluk sejarah, memeluk masa depan. Ada senyum, ada haru.
Ada kebanggaan menjadi bagian dari bangsa yang besar ini. > βKami ingin menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air,β lanjut AKP Taufik. βDan kami mengajak seluruh masyarakat Buru Selatan untuk ikut mengibarkan bendera di rumah masing-masing sebagai bentuk persatuan dan kesetiaan pada negeri tercinta.β Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh khidmat. Namun yang paling istimewa adalah respon masyarakatβtulus, penuh apresiasi, dan menyentuh hati. > βTerima kasih Polres Buru Selatan, ini bukan sekadar benderaβini adalah warisan semangat untuk anak cucu kami,β ucap seorang warga dengan mata berkaca-kaca. --- Himbauan Cinta Tanah Air: Kibarkan, Hormati, Lestarikan Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-80, Polres Buru Selatan menghimbau seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2025. Sebuah ajakan sederhana namun sarat makna: karena bendera bukan hanya simbol, tetapi saksi perjuangan yang tak boleh dilupakan.
"Merahnya adalah darah para pejuang, putihnya adalah tulusnya niat membangun negeri.Merah Putih: Dari Rakyat, Untuk Negeri Di bumi Buru Selatan yang penuh pesona, bendera Merah Putih kembali mengepak gagah di tangan-tangan rakyat. Ia bukan sekadar kainβia adalah janji. Janji untuk menjaga Indonesia tetap tegak berdiri.Mari kibarkan bukan hanya di tiang rumah, tapi juga di dada dan jiwa kita masing-masing,β tutur AKP Taufik, menutup kegiatan dengan pesan yang menggetarkan nurani. ---
Janji untuk tidak pernah melupakan mereka yang telah gugur. Dan janji untuk terus mengisi kemerdekaan dengan cinta, kerja keras, dan pengabdian. > βKarena kemerdekaan bukan titik akhir, melainkan awal dari perjuangan yang tak pernah usai.β --- Redaksi | Namrole, Buru Selatan βUntuk Indonesia yang terus berkibar β dari pelosok ke pusat, dari rakyat ke langit.β [ Biro BurseL ] ---
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
2 months ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
2 months ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
2 months ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
KPUD MBD LANTIK 41 RELAWAN DEMOKRASI
Aisyiyah Ambon Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Dukung Pembangunan Kota
Zodiak Taurus pun Bertandang Sukses dan Virgo waspada
Tim Periset Tsunami dari Aceh Kunker Ke Ambon
Tingginya Terkonfirmasi Covid-19, Ambon Terancam Masuk Zona Merah