Pemda KKT tidak Jelih,Malindar Layangkan Kritikan Pedas
Menurut Malindar seharusnya data dari proses pembayaran pemilik tatanaman seharusnya sama dan kenapa harus berubah, menurut dia Pemda kurang Jelih dalam proses pembayaran tatanaman . mestinya pemerintah secara langsung turun ke lapangan untuk melihat secara langsung proses pergurusuran baik tatanaman maupun tanah milik warga masyarakat sehingga data yang di ambil benar-benar valid jangan hanya data diperoleh dari golongan-golongan tertentu, dan pasti data tersebut belum tentu dikatankan valid. via telpon (22/07/20) "Untuk penjualan tanah itu hak privasi masyarakat namun hasil penjualan itu harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pemerintah daerah harus melihat penjualan tanah oleh masyarakat karena mereka memilih untuk menjual tanah di karenakan oleh faktor kebutuhan pendapatan mereka, masyarakat tentu membutuhkan uang" Dirinya berharap, Pemerintah daerah mestinya memikirkan cara yang lebih eferktif untuk memberdayakan masyarakat dengan cara mengedukasi mereka untuk memanfaatkan tanah yang ada sebagai tempat untuk menghasilkan uang dengan program pemberdayaan yang kucurkan. DPRD sebagai wakil rakyat juga harus jelih melihat persoalan penjualan tanah ini sebagai satu hal penting untuk diangkat sebagai materi yang menarik untuk membuat Peraturan Daerah (PERDA) sehingga masyarakat dengan hak mereka tetap berpatokan pada Peraturan Daerah yang berlaku. Sehingga dengan dikeluarkannya PERDA terkait hal tersebut dapat meminimalisir proses penjualan tanah di Tanimbar, apalagi Tanimbar kedepan akan berhadapan dengan sejumlah perkembangan yang akan terjadi baik itu tantangan kehidupan sosial, ekonomi dan pembangunan infrastruktur, Mau kemana dan dimana generasi berikutnya?
Tutup Akademisi asal Desa Tumbur itu.(AT/Paet)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Keterangan Petrus Fatlolon Bongkar Sengkarut PI Masela dan Dokumen Janggal
4 months ago
Kejagung Didesak Periksa Kontraktor Agus Thiodorus Terkait Pengrusakan Mangrove
5 months ago
Jejak Perjanjian Notaris di Balik Pencairan Rp20 Miliar UP3 Tanimbar
5 months ago
Kontroversi Pernyataan Bupati Mengguncang Relasi Pemerintah dan Wartawan Tanimbar
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
Polsek Nirunmas gelar Jumat Curhat di Desa Tutukembong
Kemenkeu Berbagi Ramadhan Hingga Pelosok
WAKILI. PJ. WALIKOTA STAF AHLI BID. EKONOMI PEM DAN KESRA OPENING SPEEC PADA RAKORNAS DAN KONFRENSI INTERNASIONAL ASPIKOM.
Proses Pendaftaran Bacaleg Partai Buruh Hingga Akhir Maret
Mantan Kepala Dusun Tuni: Ketua Saniri Negeri Urimessing dari Marga Waas Diduga Ilegal dan Bermotif Kepentingan Terselubung