Pemkot Ambon Matangkan RTDR Dua Kawasan Prioritas, Libatkan Publik Wujudkan Tata Ruang Berkelanjut
Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall, Pacific Hotel Ambon, Senin (13/7/2026), dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim penyusun, akademisi, pemerintah negeri dan desa, organisasi profesi, komunitas, hingga pelaku usaha. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rustam Simanjuntak, menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan bagian penting dalam memastikan dokumen RDTR dan KLHS disusun secara komprehensif, transparan, dan sesuai kebutuhan daerah.
Menurutnya, berbagai masukan yang diperoleh pada konsultasi publik pertama pada Desember 2025 telah menjadi dasar penyempurnaan substansi kajian, termasuk identifikasi isu pembangunan berkelanjutan dan tantangan lingkungan hidup yang dihadapi Kota Ambon. "Berbagai masukan yang disampaikan pada konsultasi publik pertama menjadi bahan penting dalam proses identifikasi dan perumusan isu pembangunan berkelanjutan, penyempurnaan substansi kajian, serta penajaman terhadap berbagai tantangan lingkungan hidup dan pembangunan yang perlu mendapat perhatian," ujar Rustam. Pemkot Ambon juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Karena itu, seluruh peserta diharapkan memberikan kritik, saran, serta masukan berbasis kondisi riil di lapangan agar dokumen RDTR mampu meminimalkan risiko bencana sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem. Wali Kota menilai perbedaan pandangan dalam forum merupakan hal yang wajar selama seluruh masukan dapat dikelola secara konstruktif demi menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas, implementatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui konsultasi publik kedua ini, Pemkot Ambon menargetkan terbangunnya kesepahaman bersama dalam penyempurnaan dokumen KLHS dan integrasinya ke dalam RDTR Kawasan BagualaβLeitimur Selatan serta Kawasan Semenanjung NusaniweβSoya, sebagai pedoman pembangunan kota yang lebih tertata, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di masa mendatang.( O. l )
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT ke-451 Kota Ambon, Wali Kota Bodewin Serukan Gerakan Bersih untuk Wujudkan Maluku Sehat
10 hours ago
PLN UP3 Ambon Siagakan Tim dan Backup UPS 250 KVA Amankan Kelistrikan HUT Kota Ambon ke-451
10 hours ago
52 Pejabat Fungsional Pemkot Ambon Dilantik, Bodewein: Jangan Anggap Jabatan Kelas Dua
1 week ago
LASKI Nusantara Fest 2026 Digelar di Ambon, Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Seni Islami
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Manuputty : Pegadaian Area Ambon Beri Kemudahan Program Arrum Haji
Alfons Nilai Sertipikat 2270 Milik Ferdinandus Permainan Mafia Tanah, Surat Keterangan Dinsos Maluku Diragukan