Penataan Birokrasi, PK dan PMKRI Tanimbar Siap Gelar "Pengadilan Rakyat"
Kami menduga ada permainan kotor dalam seleksi administrasi calon Sekretaris Daerah. Ada calon yang tidak memenuhi syarat, tetapi diloloskan. Persyaratan yang digunakan bersifat paradoks, artinya; syarat pada seleksi Sekda diabaikan, sementara pada eselon II dipakai.
Kami punya data, dan akan kami buktikan di DPRD,β tegas Alex. Ia juga menyoroti pernyataan Bupati yang menyebut bahwa proses seleksi bebas intervensi. Menurut Alex, pernyataan itu hanya kedok untuk menutupi kenyataan bahwa nama-nama yang akan dilantik sudah ditentukan sejak awal. Ia mencontohkan kasus pengangkatan Direktur dan Pengawas PDAM Tirta Yamdena sebagai preseden. βKami bukan orang bodoh yang bisa dikamuflase dengan narasi-narasi gadungan,β tambahnya. Sebagai bentuk perlawanan, Alex menyerukan kepada seluruh kader Pemuda Katolik di seluruh Kepulauan Tanimbar agar segera merapat ke Saumlaki untuk menggelar aksi besar-besaran yang ia sebut sebagai βPengadilan Rakyat.β Sementara itu, Rais Malisngorar, Ketua Presidium PMKRI Cabang Saumlaki, menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi birokrasi saat ini. Ia mengingatkan bahwa penataan birokrasi yang tidak memperhatikan prinsip keadilan dan keseimbangan golongan dapat memicu diskriminasi, ketidakpuasan, hingga potensi konflik sosial. βDi tanah Tanimbar, kita saling kenal. Kita tahu siapa siapa. Pemerintah daerah harus menghindari konflik kepentingan dan melukai pihak-pihak tertentu.
Kami sudah tersinggung, terluka, dan merasa terpasung di tanah sendiri,β ujar Rais dengan nada tegas. Menurut Rais, dugaan kejanggalan dalam seleksi Sekda dan eselon II sangat mencederai sejarah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang selama ini menjaga prinsip keseimbangan antar golongan. βSejak masih bernama Maluku Tenggara Barat hingga menjadi Kepulauan Tanimbar, keseimbangan selalu dijaga. Baru kali ini muncul ketersinggungan sebesar ini. Aktor intelektualnya?
Sudah pasti Pemerintah Daerah,β tegas Rais. Menutup pernyataannya, Rais mendesak DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk menggunakan hak interpelasinya dan memanggil Bupati serta Wakil Bupati untuk menjelaskan langsung kebijakan kontrovers. (AT/MAL)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Jemaat GPM Sejahtera Saumalaki Gelar Pencanangan HUT GPM Ke-91
2 weeks ago
Dari Kormomolin Untuk HUT RI Ke-81, Sederhana Sukses Kibarkan Bendera KemenanganΒ
2 weeks ago
Groundbreaking LNG Blok Masela Dimulai Tanpa Peletakan Batu Pertama
1 month ago
Masyarakat Ngamuk Ulah Ketidakhadiran Presiden di Acara Groundbreaking LNG Blok Masela
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Antisipasi Krisis Pangan, Kodim Saumlaki Buka Ladang Jagung.
Fidel Samponu; "Saya Mundur dari Kepanitiaan Musyawarah Pemuda Ngrimase Olilit Raya !!!"
Penemuan Mayat Gegerkan Warga Saumlaki
Bea Cukai Maluku Musnahkan 241.334 Batang Rokok Ilegal dan 43,55 Liter Miras