Pencita WhatsApp luncurkan aplikasi baru saingan berat
Mungkin mengalahkanย Telegramย atauย Lineย saja susah," kata pengamat keamanan cyber Alfons Tanujaya saat dimintai komentarnya. Meski Signal digadang-gadang lebih aman dari WhatsApp, menurut Alfons modal itu saja tidak cukup untuk menyaingi WhatsApp. Dikatakan Alfons, messaging itu bukan hanya soal enkripsi.
Dan salah satu standar enkripsi yang diakui saat sudah diadopsi oleh WhatsApp. "Signal secara teknis enkripsinya tidak berbeda dengan WhatsApp. Soal keamanannya pada prinsipnya sama tinggi. (Signal) tidak lebih baik atau lebih buruk (dari WhatsApp).
Asalkan (menerapkan) end to end encryption," sebutnya. Alfons juga menyebutkan kalau WhatsApp sudah memiliki capture market yang besar dan terus mengembangkan dirinya. Jangankan menghadapi Signal, menghadapi messenger lain yang terus berinovasi seperti Telegram saja, WhatsApp masih mampu memimpin dan tetap menjaga posisi sebagai market leader.
Menurutnya, pangsa pasar aplikasi messaging saat ini sudah jenuh dan sangat sulit mengambil pangsa pasar pemain besar, kecuali yang dikategorikan niche market (khusus) seperti Signal. "Signal bisa mengambil market tetapi yah niche market, bukan menjadi pemain besar. Messaging existing sudah terlanjur besar dan saat ini mereka juga mencurahkan sumberdaya dan dana yang jelas lebih besar daripada Signal untuk mempertahankan atau memperbesar marketnya," jelasnya.
WhatsApp bisa kehilangan pangsa pasarnya kalau mereka tidak peka terhadap keinginan pasar, atau ada pasar lain yang tidak mereka sadari sehingga bisa diambil oleh kompetitor. Namun dikatakan Alfons, sejauh ini dirinya belum melihat hal itu. "Kalau Signal cuma mengandalkan enkripsi tidak cukup menjadi pembeda yang berarti, karena memang semua messenger sudah menggunakan enkripsi yang sama amannya.
Kalau dia bisa memberikan satu fitur yang benar-benar unik yang tidak dimiliki oleh messenger lain, mungkin dia bisa besar," tutupnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Acton ingin menambah banyak fitur di Signal agar makin populer, tak sebatas digunakan kalangan tertentu. Pengalamannya membesarkan WhatsApp jelas membantu mencapai keinginan tersebut.
"Saya ingin Signal bisa mencapai miliaran pengguna. Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk melakukannya, saya sudah pernah mencapainya. Saya ingin itu terjadi dalam lima tahun ke depan atau kurang," cetus Acton.
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
2 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
3 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
3 months ago
Ambon Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelanggar Aturan Sampah
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Safitri Malik Soulisa MoU Dengan Kejari Buru
PT Majapahit Teknologi Nusantara: Mitra Kunci dalam Transformasi Digital Indonesia
Masyarakat Leksula Membludak Ikut Kampanye SAFITRI-HEMFRI
Makanan Basi Menjadi Andalan di Tempat Karantina Kepulauan Tanimbar
Gubernur Sambut Menteri Agama RI: Resmikan UIN AM Sangadji dan Perkuat Dialog Lintas Iman