Piter Benarkan, Bupati KKT Petrus Fatlolon Selamatkan Ruang Publik Berbasis Online Mulai Dari Lingkup ASN
Mestinya perlu di pahami benar bahwa yang disampaikan oleh Fatlolon merupakan hal positif untuk membangun Birokrasi pemerintahan KKT yang kondusif tanpa ada pemikiran serong yang di pengaruhi oleh isu sentral yang sengaja di mainkan oleh para tokoh dan aktivis KKT yang sama sekali tidak proporsional dan sebagian kontent yang di bahas terlalu di politisir alias tidak mempunyai ke akuratan informasi berbasis data. Lanjutnya Perlu di pahami benar tentang tata cara penggunaan media sosial di era dewasa ini. Media sosial harus benar-benar di manfaatkan untuk membangun hubungan komunikasi yang baik tanpa harus menekankan pada pribadi seseorang bahkan mencampur baurkan antara kepentingan pribadi yang sengaja di tamengkan dengan opini kepentigan publik.
"WA group yang kini lagi marak di KKT menurut pantau saya terlalu banyak menyampaikan pemikiran-pemikiran yang nyaris memberikan polemik internal serta dapat mempengaruhi kestabilan pemerintahan Petrus Fatlolon. Kalau anda sahabatku yang melebelkan diri mereka sebagai seorang aktivis dan kaum intelektual yang menyatakan bahwa mereka membangun pikiran publik untuk dapat mengontrol kepemimpinan PF, eloknya dapat bertemu langsung dengan beliau untuk menyampaikan pikiran, kritikan sekaligus solusi kepada beliau agar dapat menjadi pertimbangan". Terkait ASN yang terlibat dalam WA group pantas mengikuti apa yang di sampaikan oleh pa Pertrus sebagai Pimpinan tertinggi di Kabupaten, NegaraΒ mengaji mereka para ASN bukan untuk chatting dan berdebat di group WA namun mengabdikan diri untuk negara, melayani masyarakat umum, membantu pemerintah daerah untuk mensukseskan seluruh program dan kebijakan pemda demi membangun KKT yang lebih baik kedepan.
Selaku Generasi muda KKT mestinya kurangi interaksi di media sosial, kritikan yang tidak membangun, propaganda isu mari bergandengan tangan untuk membangun KKT dengan kerja nyata tanpa saling menyakiti. Sebagian dari kita lahir di Tanimbar namun belum menyadari jati diri kita dalam konsep ke Tanimbaran, Tandas Piter. (AT/Niko).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
4 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Polres Maluku Barat Daya Amankan Objek Vital Bandara Moa
Gubernur dan Wagub Melayat Ke Rumah Duka Imam Besar Masjid Raya Al-Fatah
Muscab PKB Ambon: Konsolidasi Kader, Bidik Enam Kursi di 2029
SAAT DEMOKRASI PERLU BERNAPAS