Saulahirwan; Meminta Fatlolon Segera Mengefaluasi Kinerja Direktur RS Magreti
Petrus Fatlolon, SH., MH agar segera memanggil dan Mengefaluasi kinerja Direktur Ruma Sakit Mangreti, dikarenakan Rumah sakit tersebut Menolak Pasien". Ungkap Saulahirwan "Bupati KKT sesegra mungkin memanggil Direktur Rumah Sakit Magreti Serta Mencari tau Apa penyebabnya sampai Pihak Rumah sakit tidak menerima pasien, atau karena kelalaian serta kesengajaan pihak rumah sakit, lanjutnya. "Saya meminta Pa Petrus Fatlolon, SH., MH agar panggil itu Direktur Magreti Serta pertanyakan kenapa sehingga pihak Magreti bisa seperti itu, ada alasan apa sampai pihak magreti menolak atau tidak menerima pasien, ataukah ini adalah unsur kesengajaan. Hal ini harus dilihat secara baik, karena pihak kesehatan adalah garda terdepan masyarakat, perhari ini kalau perlakuan pihak Rumah Sakit Magreti yang berada di kota Saumlaki sudah seperti itu, maka tidak menutup kemungkinan Rumah sakit atau PuskemasΒ di KKT juga melakukan hal yg sama", tuturnya.
Dirinya berharap pemda KKT dalam hal ini Bupati kepulauan tanimbar Pa Petrus Fatlolon, SH., MH sesegra mungkin bisa menyelesaikan serta bisa mencari solusi terbaik bagi persoalan yg ssmentara di lakukan oleh pihak Magrety. Tutup Putra Asal Keliobar itu. (At/Paet)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Ini Capaian Bank Maluku-Malut 2025 Ditengah Kontraksi Ekonomi Nasional dan Daerah
Pemkot Ambon Lepas 162 JCH Ke Tanah Suci
Polres BurseL Ungkap Perdagangan Barang Berbahaya Tanpa Izin, Dua Orang yang Disangkakan Masih Diburu Polisi
Oposisi Konstruktif : Mengawal Kebijakan demi Kesejahteraan Tanimbar
"Ditelanjangi" Bendahara BPKAD, Petrus Fatlolon Bantah, Yonas Pasang Badan