Tasane Setuju Gunung Botak diTutup Sementara
Saya sebagai anak adat juga merasa prihatin alam di lokasi tersebut dirusaki terus menerus,"kata kata Tasaney, kepada Wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon Maluku, Senin (27/3/2023). Dirinya mengaku terkait peran regulasi dan perijinan dari pempus sangat penting, agar dapat meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan tambang gunung botak baik dari aspek kesejahteraan maupun keselamatan kerja para penambang. "Saya sangat setuju kalau pihak Kepolisian menghentikan aktivitas penambangan emas ilegal digunung botak.
Ini agar kedepan kelola dengan baik dengan kemaslahatan orang banyak,"katanya. Karena itu dirinya berharap Pihak Kepolisian terus berupaya menghentikan aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Gunung Botak (GB), Kabupaten Buru. Ini dilakukan sambil menunggu penataan penambangan di daerah itu sesuai aturan main. "Di tutup dulu menunggu Regulasi karena aktivitas tersebut legal , setelah sudah ada regulasi baru aktivitas penambangan emas dibuka kembali,"pintanya (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
PMII Bursel Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan Proyek RSUD Salim Alkatiri, Pemda Diminta Berani Bertindak
3 weeks ago
Irjen Kementerian Pertanian Tinjau Progres Program Cetak Sawah di Maluku, Dorong βPercepatan Tanam Musim Kedua Tahun 2026
3 weeks ago
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Dimulai dari BurseL, Bupati La Hamidi Ajak Warga Rawat Alam
1 month ago
Demokrat BurseL Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tanam Pohon Kasuari di Pantai Waefusi
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Rutan Ambon Gelar Paparisa Cerita Forum Dialog Santai
Penyusunan Masterplan Smart City 2025-2029 Memasuki Tahap III
Jasa Raharja - PNM Gelar Pelatihan Safety Riding Bagi Pengendara Wanita
Perindag BurseL Klarifikasi Isu Retribusi Pasar Kai Wait, Tegaskan Pembayaran Langsung ke Kas Daerah
Diskominfosandi Ambon Dukung Program Sound of Green untuk Anugerah Kebudayaan PWI 2026