Tim SAR Dobo Evakuasi 2 Nelayan yang Alami Mati Mesin
Ambontoday. com, Ambon.- Dua orang nelayan mengalami mati mesin saat pergi memancing di antara perairan Wangel dan Durjela, Kabupaten Kep.
Aru pada 27 September 2025, akhirnya berhasil dievakuasi Tim Rescue SAR Dobo.
βDemikian update kejadian kecelakaan laut yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, Minggu 27 September 2025.
βMenurut Arafah, kejadian kecelakaan laut ini dilaporkan Bapak Andy (keluarga korban) pada pukul 14.30 Wit.
"Lokasi kejadian diantara Perairan Wangel dan Durjela dengan koordinat : LKK (5Β°48'14.10"S - 134Β° 9'37.42"E) Jarak dari Unit Siaga SAR Dobo Ke LKK Β± 5 NM, Heading 228Β° arah Barat Daya dari Unit Siaga SAR Dobo, menggunakan Google earth dengan waktu tempuh 20 Menit dari Unit Siaga SAR Dobo menuju Lokasi kejadian.
βKronologis kejadian sesuai laporan yang diterima pada tanggal 27 September 2025 pkl. 10.00 WIT, 2 Orang nelayan nenggunakan perahu katinting pergi memancing di antara perairan Wangel dan durjela, dan ditengah perjalanan balik perahu mengalami mati mesin sampai saat ini belum kembali, selanjutnya meminta bantuan SAR," jelas Arafah.
βBerdasarkan informasi yang diterima, pada tanggal 27 September 2025 pukul. 14.50 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo Menuju Lokasi Kejadian dengan Koordinat: 5Β°48'14.10"S - 134Β° 9'37.42"E, Jarak Β± 5 NM dan Heading 228Β° arah Barat Daya dari Unit Siaga SAR Dobo.
βPada pukul: 15.13 WIT, KPP Ambon menerima info dari Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo bahwa korban telah ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan selamat pada koordinat : 5Β°48'15.81"S - 134Β°10'20.47"E Heading 136.46Β° Arah Tenggara dengan Jarak Β± 2 NM dari LKP, selanjutnya korban di evakuasi ke Dobo.
Tim SAR Gabungan tiba di Dermaga Dobo, Sehubungan dengan telah di evakuasinya 2 (Dua) orang korban dalam keadaan selamat maka Ops SAR dinyatakan selesai dan di usulkan untuk di tutup, kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masings dengan ucapkan terima kasih.
βKedua nelayan masing-masing atas nama Nehemia Tumiaty (38/L), dan Valen Laipeny (34/L).
Unsur SAR terlibat yakni, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo 3 Orang, Masyarakat 6 Orang, dan Keluarga Korban 1 Orang.
Alut dan Palsar yang digunakan, Rescue Car Type II (Dmax) 1 unit, RIB Unit Siaga SAR Dob 1 unit, Longboat Masyarakat 3 unit, dan Peralatan SAR Pendukung lainnya. (AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Polisi Diminta Usut Proyek Pemecah Ombak di BPBD BurseLΒ
Gli Azzurri Italia Lolos ke 16 Usai Main Imbang 1-1 Lawan Kroasia
Lurah Lantik 7 RW dan 43 RT Kudamati, Ini Nama namanya
Bawaslu BurseL Melakukan Pengawasan Melekat Kepada KPU BurseL
Wali Kota Ambon Geram: Tak Satu Pun Camat hingga Raja Hadir di Program Jumpa Rakyat