Wagub : Harganas Ingatkan Kita Pentingnya Peran Keluarga
Jika anak-anak lahir sehat dan mendapat pendidikan yang berkualitas, maka mereka akan menjadi modal kesuksesan pembangunan bangsa. Namun saat ini, Maluku dihadapkan dengan permasalahan stunting. Pada akhirnya, secara luas stunting akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan memperlebar ketimpangan sosial.
Pencegahan stunting perlu dititik beratkan pada penanganan penyebab masalah gizi. "Dalam penanganan stunting, keluarga pun menjadi komponen utama, yang berperan dalam pencegahan dan penanggulangannya," kata Wagub. Di akhir sambutan, Wagub menegaskan, bila pembinaan ketahanan remaja yang dilakukan pemerintah menjadi bagian dari kebijakan pembangunan keluarga, sesuai siklus hidup yang bertujuan untuk menyiapkan remaja sebagai calon penduduk usia produktif, agar mampu menjadi aktor pembangunan.
"Serta remaja sebagai calon orang tua, agar mampu membangun keluarga berkualitas untuk melahirkan generasi berkualitas tanpa Stunting. Masa depan Maluku dan bangsa ada di tangan para remaja," terang Wagub. Ditempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Renta Rego menyatakan, tujuan diselenggarakannya Harganas tahun ini adalah mensinergikan gerak dan langkah keluarga Indonesia mencegah Stunting, meningkatkan peran stakeholder dan tokoh masyarakat dalam pembangunan keluarga.
"Kemudian, meningkatkan kinerja pengelola petugas Bangga Kencana dalam meningkatkan program, juga meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan Stunting," pungkasnya. Kemudian, Duta Parenting Maluku Widya Pratiwi Murad mengatakan, Harganas dibentuk sebagai peringatan kepada masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga, karena dianggap memiliki peran besar sebagai upaya memperkuat ketahanan nasional dalam wujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. "Dari keluargalah kekuatan dalam pembangunan suatu bangsa akan muncul," katanya.
Kegiatan ini dihadiri Para Kadis lingkup Pemprov Maluku, para pengelola program pembangunan keluarga pendidikan dan Keluarga Berencana (KB) kabupaten/kota se-Maluku, para mitra kerja BKKBN tingkat provinsi, organisasi profesi kader petugas lapangan KB, tokoh agama/masyarakat dan adat dan lainnya. (AT/ningsi/humas).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Pemprov Maluku Lepas Mudik Gratis Ambon-MBD Sambut Natal dan Tahun Baru
ASRIYADI TOMIA TEKANKAN PERAN GOLKAR SEBAGAI KEKUATAN SOLUTIF DI BURU SELATAN