Jakarta, ambontoday.com – Narkoba merupakan salah satu penyakit sosial yang sangat merugikan dan merusakasa depan generasi bangsa, ketika mengenal, memakai, memadat, dan hancur. Karena narkoba itu jahat dan membunuh.
Kepada ambontoday.com Rabu, (28/8/2025) di jakarta Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang juga Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Steven Izaac Risakotta, katakan, pentingnya memperkuat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial di wilayah perbatasan dan daerah terpencil dari perdagangan narkoba.
Lelaki berdarah Maluku itu menambahkan, pembentukan dan penguatan BNNP NTT tidak hanya menyangkut pemberantasan narkotika, tetapi juga menjadi instrumen perlindungan masyarakat dari ancaman yang dapat merusak generasi bangsa yang ada di NTT.
“Memperkuat BNNP NTT berarti menjaga wilayah kita dari gejala gangguan narkotika yang mengancam. Dengan peningkatan anggaran, fasilitas, dan jaringan ke kabupaten perbatasan, upaya ini bukan hanya tentang pemberantasan, tapi juga pelindungan bagi masyarakat dan masa depan generasi,” ujar Steven.
Pengacara mudah flamboyan kediaman Bintaro Harta Barat itu, menambahkan, posisi geografis NTT yang berbatasan langsung dengan negara lain membuat wilayah tersebut rawan dari sisi penyelundupan narkotika. Sehingga BNNP NNT hadir untuk berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk melakukan strategi penguatan, integrasi dengan pengawasan lintas sektor, termasuk aparat keamanan dan pemerintah daerah.
“Memberantas peredaran narkitika itu tidak bisah mengandalkan satu pihak, maka itu BNNP NNT hadir dan berkolaborasi dengan pihak Aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah guna mencegah dan mementantas narkitika yang masuk baik dari dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.
Steven juga menilai langkah ini sebagai investasi jangka panjang dalam ketahanan sosial, sekaligus memastikan daerah-daerah perbatasan tidak menjadi titik lemah dalam perang melawan narkotika.
“Ingat bukan saja NNT yang dijadikan pintu masuknya narkitika di Indonesia, namun ada sejumlah Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang menjadi pintu masuk pengedaran narkitika di Negara Republik Indonesia (NRI), maka dari itu BNNP harus juga menjadi bagian di daerah-daerah yang dianggap rawan sebagai jalur masuk narkoba ke NRI,” tutupnya. (AT/BT)




