Ambontoday.com, JAKARTA PT Buma International Grup Tbk ( DOID ) menyatakan bahwa sudah menyelesaikan masa repurchasing ( buyback )saham tanggal 18 April 2025 kemarin.
Berdasarkan prinsip transparansi informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), DOID menjalankan buyback saham setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tertinggi yang luar biasa (RUMPST) pada tanggal 18 April 2024. Durasi buyback Saham tersebut diawali dari tanggal 19 April 2024 hingga 18 April 2025.
“Pelaksanaan buyback Saham seperti yang di-setujui pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2024 sudah usai dan jumlah total saham yang telah direpurchase mencapai 635.821.400 saham, yang mana ini adalah bagian dari saham treasury,” jelas Direktur Bumi International Group Iwan Fuad Salim melalui pengungkapan publik, Senin (21/4).
Berikutnya, sesuai dengan putusan RUPSLB yang tanggal pada 21 April 2024, bagian dari saham treasury tersebut sudah dicabut dan dipindahkan guna mengurangi modal perusahaan.
“Berdasarkan surat ini, sisa jumlah saham treasury yang masih ada hingga saat ini adalah sebanyak 234.007.400 saham,” tambah Iwan.
buyback Saham tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan pada aktivitas operasi, aspek legal, status finansial, atau kelanjutan usaha perusahaan.
Pada hari Selasa tanggal 22 April sekitar pukul 10:12 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), nilai saham DOID bergerak turun sebesar 0,49%, mencapai posisi di angka Rp 408 per lembar saham. Dibandingkan dengan awal tahun ini, harga saham DOID telah menguatur hingga 26,49%. year to date (ytd).














