
Ambontoday.com – Safitri Malik Soulisa Bupati Buru Selatan berharap kepada Asosiasi Guru Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Buru Selatan (Bursel)
diharapkan dapat membantu mempersiapkan generasi yang unggul, cerdas dan berakhlak sebagai generasi pelanjut peradaban yang ada di kabupaten Buru Selatan yang mampu bersaing di era globalisasi.
Demikian harapan Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan pada acara pelantikan pengurus DPD Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGAII) Kabupaten Buru Selatan masa bakti 2022-2027.
Pelantikan DPD AGAII Kabupaten Buru Selatan dengan tema Membangun soliditas dan solidaritas Guru PAI untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Bumi Lolik Lalen Fedak Fena, berlangsung di Aula Kantor Bupati setempat, Sabtu 17/12/2022.
Bupati mengatakan, AGII adalah organisasi profesi guru pendidikan Agama Islam yang merupakan wadah pemersatu guru pendidikan agama Islam di Indonesia.
“Oleh sebab itu diharapkan agar AGII dapat membantu mempersiapkan generasi yang unggul, cerdas dan berakhlak sebagai generasi pelanjut peradaban yang ada di kabupaten Buru Selatan yang mampu bersaing di era globalisasi,” ucap Safitri berharap.
Bupati juga menyampaikan terima kasih dan berikan apresiasi kepada AGPAII serta mendukung program AGPAII dalam memberdayakan SDM para guru untuk terus meningkatkan kemampuan dirinya.
“Tidak bisa dipungkiri guru merupakan ujung tombak pembangunan peradaban,” ujar Safitri.
Olehnya itu lanjut Bupati, hadirnya AGPAII di kabupaten Buru Selatan diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pemerintah daerah.
Bupati berharap AGPAII bukan hanya menambah deretan panjang organisasi, tetapi lebih dari itu.
“AGPAII diharapkan mampu berkontribusi dan berkolaborasi baik dengan pemerintah daerah dan semua stakeholder yang ada di kabupaten Buru Selatan demi terciptanya pendidikan yang berkualitas,” harap Safitri Malik.
Bupati berharap juga agar AGAII Buru Selatan menjadi wadah dalam membangun pendidikan di semua jenjang mulai dari tingkat SD sampai tingkat menengah atas.
“Dengan demikian para guru yang tergabung dalam AGPAII Buru Selatan nantinya menjadi guru yang mandiri dan profesional dan tetap menjaga kualitas pendidikan khusus pendidikan agama Islam,” tutur Safitri Malik.
Sambutan Pengurus Wilayah AGAII Provinsi Maluku, Muhammad Latuapo dalam sambutannya mengatakan, tak sedikit organisasi gagal bergerak maju setelah pelantikan.
“Gagal melaju dan merencanakan program kerja yang baik dan berpihak kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan tentunya demi kemajuan dan kualitas pembelajaran PAI di kelas-kelas kita nantinya.
Oleh karena itu dirinya berharap dan menaruh harapan yang besar kepada DPD AGPAII Kabupaten Buru Selatan yang didukung dengan sepenuhnya oleh Kemenag Kabupaten Buru Selatan untuk setelah pelantikan ini dapat merumuskan program kerja yang realistis dan berpihak pada GPAI dan Murid.
“Atau yang diistilahkan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, program yang berdiferensiasi (berpihak pada murid) sesuai dengan kurikulum terbaru kita nanti yakni kurikulum merdeka,” ujarnya.
Latuapo menyampaikan kepada seluruh guru PAI yang pengangkatannya dari Pemerintah Daerah baik pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi serta guru PAI non PNS agar selalu mengikuti tren perkembangan pendidikan masa kini.
“Program-program unggulan dari kemendikbud ristek seperti program guru penggerak yang mana setelah bergulirnya program ini sejak tahun 2020 sudah memasuki angkatan ke 6, dan pada angkatan ke 6 inilah Kabupaten Buru Selatan termasuk kabupeten sasaran sehingga kami berharap bapak/ibu GPAI dapat berkompetisi di sana,” harapannya. (Biro BurseL)
.




















