Saumlaki, ambontoday.com – Data bes siswa formal pada bangku pendidikan Sekolah Mengah Pertama (SMP) pada beberapa baik SMP maupun Madrasa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang terdaftar pada PKBM Mora Lanit, mendapat perhatian serius dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Awal mula pada SMP Negeri 1 Tanimbar Utara, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Tanimbar telah memperingatkan kepada pihak pengelola PKBM Mora Lanit Feky Wahilaitwan agar jangan lagi terulang persoalan penggadaan data siswa karena sangat merugikan siswa itu sendiri.
“Kami sudah beri peringatan kepada pihak PKBM Mora Lanit, agar tidak terulang lagi praktek itu, manum kok masih ada lagi,” ujar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Tanimbar Bambang Eko Prasettio kepada ambontoday.com Senin, (29/9/2025) melalui telepon selulernya.
Lanjut Eko, peringatan itu seakan tidak fii dahkan, kini terdapat lagi pada MAS DuanLolat, Kecamatan Wuarlabobar, ini sesuatu hal yang semestinya tidak bisah ditolerir lagi, ini akan mempengaruhi psikologi anak, apa lagi, anak-anak persiapan ujian.
“Masalah di Tanimbar Utara kemarin, ini kembali di Wuarlabobar, ketika staf saya konfirmasi ke pihak pengelola yakni pa Feky Wahilaitwan, beliau sampaikan tidak tahu, katanya itu ulah dari operatornya, maka dari itu saya sudah perintahkan untuk diselesaikan dengan pihak kepala Madrasa,” jelas kadis.
Dari persoalan ini, pihaknya menekankan, pihaknya telah memberikan peringatan ata teguran keras ke pihak PKBM Mora Lanit, agar tidak lagi terjadi persoalan seperti ini dikemudian hari, jika terjadi lagi maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku di lingkup pendidikan.
“Terulang lagi maka akan diberi sangsi berat bagi pihak PKBM,” tegasnya.
Dari peristiwa ini, diduga keras, ada skenario besar dari pihak PKBM Mora Lanit dan oknum ASN di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Tanimbar, maka dari itu, dimintakan penanganan secara serius demi menjaga kondisi para murid yang ada pada dunia pendidikan formal. Bupati Ricky Jauwerissa diminta, sikapi hal ini, panggilpihal pengelola PKBM Mora Lanit untuk dievaluasi, karena akan timbul lagi persoalan lain di Sekolah lain. (AT/tim)



















