Densus 88 Gandeng Tokoh Agama dan Amer-amer JI di Ambon, Dorong Moderasi dan Rekonsilisasi Ideologi

Spread the love

Ambon today.com_Ambon, 15 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat narasi Islam moderat dan mempercepat proses deradikalisasi, Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Densus 88 Anti Teror Polri menggelar forum strategis bertajuk “Transformasi Ideologi: Jalan Menuju Wasathiyah”, Selasa (14/10), di Hotel Manise, Ambon.

Acara ini mempertemukan tokoh lintas sektor, termasuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku KH. Abdullah Latuapo, perwakilan Densus 88 dari Jakarta, serta para mantan anggota Jemaah Islamiyah (JI) yang kini aktif dalam gerakan moderasi melalui wadah bernama Rumah Wasathiyah.

Dalam sambutannya, Iptu Irawan Rumasoreng dari Satgaswil Maluku menekankan bahwa transformasi ideologi bukan semata soal keluar dari jaringan radikal, melainkan soal membangun kesadaran baru dalam beragama yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan.

Ia juga menyampaikan harapan agar inisiatif Rumah Wasathiyah dapat didukung secara luas oleh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, ormas Islam, dan masyarakat sipil.

Sementara itu, Ketua MUI Maluku KH. Abdullah Latuapo menegaskan pentingnya menjaga ideologi sehat di tengah tantangan zaman. Menurutnya, Islam moderat (wasathiyah) harus dikedepankan sebagai benteng utama dari ancaman ekstremisme dan perpecahan.

Ia juga mengajak tokoh agama untuk lebih aktif dalam menyuarakan pesan damai dan menjadikan dakwah sebagai medium pemersatu, bukan pemecah belah.

Menjadi bagian paling menarik dalam acara tersebut, Ustaz Wiji Joko Santoso—mantan tokoh sentral JI—membagikan refleksi personal dan institusional atas transformasi kelompoknya yang secara resmi mengubah haluan ideologi pada 30 Juni 2024.

Ia menegaskan bahwa Rumah Wasathiyah bukanlah rebranding dari organisasi lama, tetapi wadah baru yang fokus pada edukasi damai, integrasi sosial, dan pendekatan intelektual. Lembaga ini kini diperkuat oleh sembilan dewan pakar dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan akademisi dan aparat penegak hukum.

Baca Juga  Diskominfosandi Ambon Dukung Program Sound of Green untuk Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Acara juga menayangkan film dokumenter bertajuk “Setahun Transformasi JI” yang merekam dinamika internal, konflik batin, dan perjuangan eks anggota JI dalam kembali ke pangkuan NKRI. Dokumenter ini menjadi medium reflektif dan edukatif bagi para peserta forum.

Tayangan tersebut memperlihatkan bagaimana proses deradikalisasi tidak hanya bersifat struktural, namun juga emosional dan spiritual, di mana banyak mantan simpatisan harus membangun ulang kepercayaan diri dan kepercayaan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan terbuka ini diakhiri dengan deklarasi bersama para peserta untuk terus memperkuat semangat wasathiyah sebagai fondasi ideologi kebangsaan.

Forum ini menjadi salah satu bukti bahwa proses transformasi ideologi, jika dilakukan secara kolaboratif, terbuka, dan berkelanjutan, dapat menjadi jalan menuju perdamaian yang autentik dan berkelanjutan.( o.l )

Berita Terkini