Ambontoday.com, Ambon.- Pencarian terhadap salah satu pendaki puncak Gunung Binaiya di Kabupaten Maluku Tengah, Firdaus Ahmad Fauji (29/L) yang hilang sejak tanggal 26 April 2025 sampai saat ini Kamis 1 Mei 2025 sudah memasuki hari ke 4 pencarian korban hilang oleh Tim SAR Gabungan.
Tim SAR Gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar jalur pendakian Gunung Binaiya dibagi menjadi 5 SRU (SAR Rescue Unit).
Namun sampai hari ke 4 pencarian oleh Tim SAR belum membuahkan hasil alias masih nihil.
Demikian update laporan pencarian yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, Kamis 1 Mei 2025.
Adapun hasil pencarian hari ke 4 yakni, pada tanggal 01 Mei 2025, Pukul. 08.00 WIT, SRU 1 Tim SAR Gabungan Patroli Hutan melaksanakan pencarian disekitar LKK sampai dengan Pkl 17.00 WIT.
SRU 1 Tim SAR Gabungan Patroli Hutan telah melaksanakan pencarian di sekitar LKK dengan jarak ± 600 M dengan hasil Nihil dan Bermalam di Pos 5 (Shelter Nasapea).
Pukul. 08.10 WIT, SRU 2 melakukan Pencarian di sekitar POS 1 dan Pos 2 sampai pukul. 17.30 WIT, SRU 2 Tim SAR Gabungan Telah Melakukan pencarian di sekitar Pos Aimoto menuju Desa Piliana & Pos 2 dengan jarak 10 KM dengan Hasil Nihil dan Bermalam di di Desa Piliana.
Sedangkan pada pukul. 08.30 WIT, SRU 3 Tim SAR Gabungan bergerak dan melakukan penyisiran dari POS 2 (arah Barat dari LKK) menuju LKK sampai pukul. 16.30 WIT, SRU 3 dan Tim SAR gabungan Melakukan penyisiran dengan jarak 6 KM dengan hasil nihil dilanjutkan bermalam di Pos 4 (Shelter Isilali).
Sementara pada pukul. 09.00 WIT, SRU 4 Melakukan Penyisiran dari Desa Piliana menuju LKK s.d Pkl 17.50 WIT, SRU 4 Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran ± 3 KM dengan hasil nihil dan bermalam di Pos 4 (Shelter Isilahi).
Begitu juga pada pukul. 09.00 WIT, SRU 5 Melakukan Penyisiran dari Desa Nasapea menuju LKK s.d Pkl 17.50 WIT, SRU 5 Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran dari desa Desa Nasapea menuju Pos 1 dan Pos 2 ± 8 KM dengan hasil nihil, dan bermalam di Pos 2 ( Shelter Aimoto), jelas Arafah.
Dikatakan, setelah seharian melakukan pencarian, seluruh SRU akan beristirahat di posisi masing-masing kemudian akan melanjutkan pencarian besok, Jumat 2 April 2025.
“Setelah seharian melakukan pencarian, masing masing SRU akan beristirahat di lokasi dan posisi terakhir kemudian besok jumat 2 April akan dilakukan pencarian lanjutan.
Direncanakan proses pencarian terhadap korban akan dilakukan selama 7 hari. Untuk rencana pencarian di besok hari akan mengambil koordinat pencarian yakni, A. 3°14’34.65″S -129°26’54.73″E, B. 3° 9’20.34″S – 129°25’29.36″E, C. 3° 7’46.61″S – 129°30’30.07″E, dan D. 3°13’46.85″S -129°31’28.33″E,” ungkap Arafah.
Dirinya berharap, proses pencarian Korban oleh Tim SAR bisa segera menemukan Firdaus agar dirinya bisa segera bergabung dengan rekan rekan timnya dan kembali ke keluarga masing-masing.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian ini adalah, Tim Rescue Kansar Ambon (6 Orang), Balai Taman Nasional Manusela (22 Orang), Bhabinkamtibmas Polsek (1 Orang), Wanadri (1 Orang), Lestari Ambon (1 Orang), Puskesmas Tehoru (1 Orang), Kanal (1 Orang), dan Masyarakat (21 Orang).
Alut dan Palsar yang digunakan, 1 (satu) Unit Rescue Car, 1 (satu) Unit Drone, Peralatan Gunung Hutan, Peralatan Komunikasi. (AT008)






