Jeritan Sunyi dari Timur Waesama: Harapan Akan Alat Berat Demi Jalan Kehidupan

Spread the love

Jeritan Sunyi dari Timur Waesama: Harapan Akan Alat Berat Demi Jalan Kehidupan

AmbonToday.com – Buru Selatan – Dari pelosok timur Waesama, suara harapan menyeruak menembus hening, menyentuh nurani yang semestinya peka: suara dari rakyat yang menginginkan perhatian. Atas nama masyarakat Waesama Timur, seruan tulus dan penuh harap ditujukan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Buru Selatan.

Mereka memohon: sudi kiranya disediakan bantuan alat berat untuk normalisasi jalan penghubung antara Desa Simi dan Lena, serta jalur Desa Waesili ke Waetawa—urat nadi yang menghubungkan kehidupan sehari-hari menuju pusat pemerintahan di Namrole.

Jalan yang dulu menjadi pengantar asa dan nafkah, kini kerap menjadi penghalang harapan. Setiap musim hujan, banjir datang tanpa ampun, menghanyutkan impian dan merusak jalan. Longsor silih berganti, memutus akses, dan memaksa warga menempuh rintangan hanya untuk kebutuhan dasar: menjual hasil kebun, membawa anak sekolah, atau sekadar berobat.

“Kami bukan menuntut kemewahan, hanya mohon dibukakan jalan menuju kehidupan yang layak,” ungkap salah satu tokoh warga secara terbuka di Media Sosial.

Kini, masyarakat menggantungkan harapan mereka di pundak para pemimpin. Mereka percaya, jalan yang baik akan membuka rejeki, mempererat persaudaraan, dan menyambung nyawa banyak harapan.

Semoga suara dari timur ini tak hanya menjadi gema yang hilang di lembah, tapi sampai ke meja-meja pengambil keputusan, mengetuk hati, dan menjelma menjadi aksi nyata.

Karena rakyat hanya ingin satu hal: bisa hidup wajar di tanah sendiri.

[Nar’Mar]

Baca Juga  Mahasiswa Tolak Pembangunan Cold Storage di Tanah Adat Banda, Diduga Milik Abdullah Tuasikal

Berita Terkini