Kampus Lelemuku Saumlaki Tolerkan 111 Sarjana dan Ahli Madya

Spread the love

Saumlaki, Ambontoday.com – Kampus Lelemuku Saumlaki yang didalamnya terdapat empat Sekolah tinggi Yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Saumlaki (STIESA), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Saumlaki (STIAS), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki (STIKPS) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Saumlaki (STIH), dibawa naungan Yayasan Perguruan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS).

Menolarkah 111 Sarjana dan ahli madya dari tiga lembaga STIESA, STIAS dan STIKPS merupakan perjuangan yang sangat luar biasa dari seluruh wisudawan dan wisudawati, kata Istri pendiri YPT-RLS ibu  Kristina Komul/Luturyali dalam sambutannya.

“Saya ucap terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah menjadi donatur tetap bagi pengembangan pendidikan di kampus lelemuku Saumlaki,” ujarnya.

Ia meminta kepada seluruh civitas akademika dari empat lembaga untuk menjadikan lembaga pendidikan tinggi terdepan dan berkualitas di Indonesia.

“Jagalah almamater dan selalu membanggakan dan mencintai lembaga tercinta,” pesannya kepada para wisudawan dan wisudawati dan seluruh pemimpin lembaga di YPT-RLS. 

Di Kesempatan yang sama, ketua STIAS Semuel Urat dalam menyampaikan laporan akademi katakan, sejak pendiri YPT-RLS almarhum Jordan Alexander Luturyali mendirikan Yayasan ini, dengan melahirkan STIESA pada tahun 2001 hingga 2021 ini YPT-RLS telah memiliki empat Sekolah Tinggi, dari empat sekolah tinggi ini seusai harapan dan cita-cita besar almarhum untuk mengupayakan hingga menuju Universitas, impian ini semoga terwujud di tahun 2022 nanti lewat kerja keras YPT-RLS yang didampingi langsung oleh pihak LL Dikti wilayah 12 Maluku dan Maluku Utara. 

Dalam laporan akademi tersebut, Urat mewakili senat kampus lelemuku Merekomendasikan kepada DPRD dan Pemda KKT untuk menetapkan bapak Jordan Alexander Luturyali sebagai bapak pendidikan KKT, mengingat pihaknya telah banyak membantu sekaligus mendirikan sekolah dari jenjang pendidikan dasar hingga tinggi.

Baca Juga  Dokter Boy: Rakyat KKT Butuh Proteksi Menghadapi Era Blok Masela

Di Kesempatan yang sama, Asisten satu Setda KKT Masala Hutabarat dalam membacakan sambutan Bupati KKT Petrus Fatlolon, sampaikan, dalam mencerdaskan anak bangsa di bumi Duan Lolat ini guna mensukseskan atau menjawab salah satu misi pemerintahan sekarang, pihaknya akan selalu mendukung segala kebutuhan pendidikan di KKT termasuk kampus lelemuku. 

“Prinsipnya, Pemda akan selalu siap untuk membantu pihak YPT-RLS untuk kampus Lelemuku menuju Universitas,” ungkapnya.

Menyambut kebahagiaan yang dirasakan seluruh civitas akademika kampus lelemuku, kepala LL-Dikti wilayah XII Maluku dan Maluku Utara Muhammad Bugis dalam sambutan katakan, pihak orang tua tidak salah memilih perguruan tinggi karena tiga lembaga ini sudah berakreditasi di kementrian.

Ia juga meminta kepada para pimpinan sekolah tinggi yang bernaung pada YPT-RLS, untuk  menejemen selalu ditingkatkan dan perlu melakukan koreksi-koreksi guna menuju perguruan tinggi yang handal dan bermutu.

“keempat sekolah tinggi ini, mesti meningkatkan dan memajukan pendidikan yang tidak kala saing dengan perguruan tinggi lain di NKRI,” pintahnya.

Lanjut Bugis, pihak LL-Dikti sudah melakukan pendampingan secara maksimal kepada pihak kampus guna, proses untuk kampus lelemuku menuju Universitas, dan pihaknya berjanji diawal tahun 2022, beliau sendirilah yang akan mengantar surat ijin operasional dan surat pengalihan status dari penggabungan keempat skolah tinggi ke Universitas Lelemuku (UNLESA).

“Saya janji, tahun depan, saya sendiri yang menjepit kedua surat sakti kebahagiaan kampus lelemuku, dan saya sendiri yang nanti juga mengantar ke Saumlaki,” janji Bugis.

Ia juga berharap, seluruh sekolah tinggi dapat mewujudkan pendidikan  yang menunjukan kerja keras, kerja sama, kerja tulus, kerja sukses dan kerja maju, menuju Universitas, mengingat dari ketiga lembaga yang ada memiliki perengkingan yang sangat memuaskan ditingkat nasional, dimana kampus lelemuku kini berada pada posisi rengking ke 1000 diantara 4000 sekian perguruan tinggi di Indonesia. (BTA)

Baca Juga  Permasalahan Pengadaan Alat Selam Desa Waturu, Ini Penjelasannya !!! 

 

Berita Terkini