Kepsek SMA 1 Akui Pekerjaan RKB Agak Terlambat, Mansur Optimis Selesai Tepat Waktu

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- Kendati agak terlambat karena aktifitas sekolah, namun pembangunan 6 Ruang Kelas Baru (RKB) SMA Negeri 1 Ambon saat ini berjalan lancar dan mengalami progres yang cukup cepat.
Selain itu, kendala pembangunan yang dialami di lapangan adalah lokasi pembangunan yang tidak bisa diakses oleh alat berat untuk menunjang percepatan proses pembangunan sehingga seluruh pekerjaan dilakukan secara Manual.
Hal itu disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Drs.A.R. Tahalele kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu 12 Oktober 2022.
Menurutnya, pekerjaan bangunan ini semestinya dikerjakan sejak bulan Juli – Desember 2022, tetapi karena sejak bulan Juli hingga Agustus itu kegiatan sekolah padat, maka pekerjaan baru bisa dikerjakan sejak 18 Agustus 2022.
“Iya memang semestinya dikerjakan sejak bulan juli, tetapi karena kegiatan sekolah padat sampai menyongsong HUT Kemerdekaan RI, maka sebagai kepala sekolah saya berbicara dengan Kepala Bidang agar kalau bisa pekerjaan dilakukan setelah puncak perayaan HUT RI.
Permohonan saya itu disetujui oleh Kepala Bidang sehingga pekerjaan ini baru berjalan sejak 18 agustus sampai sekarang. Walaupun agak terlambat tetapi pekerjaan yang dikerjakan progresnya cukup cepat oleh pihak Kontraktor yakni pak Mansur Banda,” jelas Tahalele.
Dikatakan, pihak kontraktor sempat mengalami kendala dalam pekerjaan di lapangan. Pasalnya, alat berat tidak bisa masuk ke lingkungan sekolah tempat lokasi pembangunan sehingga seluruh pekerjaan dilakukan secara manual.
“Memang pihak kontraktor juga mengalami kendala dalam pekerjaan karena alat berat tidak bisa masuk sampai di lingkungan sekolah, akibatnya pekerjaan dilakukan secara manual. Walau begitu, dari pantauan saya, pekerjaan yang dilakukan cukup baik dan sesua RAB,” ungkap Kepsek.
Sementera itu, Pimpinan CV.Banda Bahari Permai, Mansur Umar (Mansur Banda), kontraktor yang menangani pekerjaan tersebut saat ditemui wartawan di kantornya Rabu 12 Oktober 2022, menyampaikan, memang benar pekerjaan yang dilakukan agak terlambat karena permintaan pihak sekolah.
“Iya memang pekerjaan yang kami lakukan agak terlambat, tapi itu atas pemintaan pihak sekolah. Selain itu, pekerjaan yang saat ini dilakukan agak sedikit terkendala karena akses masuk alat berat untuk membantu pekerjaan tidak bisa masuk ke lokasi sekolah sehingga pekerjaan kita lakukan secara manual.
Yang paling sulit itu saat kita akan menggali untuk pondasi dan cakar ayam, itu pekerjaanya setengah mati karena lantai dasar lapangan basket itu kan sudah lama dan lantai sudah di cor berlapis-lapis, pada saat penggalian itu sangat sulit karena pekerjaan dilakukan secara manua,” jelas Manusr.
Kendati demikian, dirinya optimis pekerjaan yang dilakukan di lapangan sesuai dengan RAB dan akan terselesaikan tepat waktu.
“Untuk konstruksi bangunan itu 6 ruang dua lantai, selain membangun 6 ruang kelas baru, kita juga akan melengkapi dengan meubeler. itu kita sesuaikan dengan jumlah anggaran proyek sebesar 3 miliar lebih,” ucapnya.

Baca Juga  Esok OJK Umumkan Perwakilan Duta Maluku Ke Ajang Nasional

Berita Terkini