AMBON, Ambontoday.com- Pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Hanura Maluku di Marina Hotel, pekan Kemarin.
Suhaedi K. Samalo yang merupakan Bina Wilayah (Binwil) DPP Hanuru Wilayah Maluku- Malut menyatakan, mayoritas DPC itu tidak memahami internal Partai sehingga menuai protes keras dari Sekretaris DPC Hanura MBD Alfred E. Lelau.
Bahkan dengan tudingannya itu melalui siaran pers pada salah satu media lokal di Maluku bahwa Samallo tidak mengerti apa-apa soal mekanisme organisasi.
“Samalo datang dari Jakarta untuk menghadiri Musdalub Partai Hanura di Ambon dalam kapasitas sebagai Binwil, tidak bersikap netral malah menjadi tim pemenang salah satu kandidat tanpa mempertimbangkan AD/ART serta Peraturan Organisasi, serta mengatasnakaman Ketua Umum Hanura untuk memaksa kehendaknya kepada DPC sebagai pemilik hak suara untuk memilih salah satu calon ketua DPD HANURA Maluku,” Lelau kepada media ini di Ambon, Rabu (10/11/2021).
Lelau mengakui, pihaknya memiliki bukti rekaman pembicaraan Samallo yang membawa nama Ketua Umum Untuk menginterfensi hak mereka.
“Persoalan ini akan dibawa ke Dewan Kehormatan Partai HANURA di Jakarta, kami akan membuka semua rekaman pembicaraan Oknum-Oknum DPP yang tidak bersifat netral pada MUSDALUB HANURA Maluku,” tukasnya.
Selain itu, pada waktu yang sama pula berujung deadlock, dan kami akan meminta saudara Suhaedi Samallo untuk diberhentikan dari jabatan Binwil karena sikapnya tidak baik untuk perkembangan Partai Kedepannya. (AT-009).





















