
Ambontoday.com – Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang digelar pada Jumat, (1/08/2025) di Aula Universitas Lelemuku Saumlaki, secara resmi menetapkan Lukas Samangun sebagai Ketua KNPI Kepulauan Tanimbar periode 2025–2028.
Lukas terpilih secara aklamasi setelah rivalnya dinyatakan tidak memenuhi kriteria, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sidang Musda.
Suasana ruang sidang pun dihebohkan dengan suara dukungan kepada Lukas disertai tepuk tangan meriah dari peserta Musda, saat pimpinan sidang membacakan Surat Keputusan Penetapan Ketua Terpilih atas nama Lukas Samangun. Sorak sorai dan yel-yel dukungan menggema sebagai wujud antusiasme dan harapan besar terhadap kepemimpinan baru KNPI di Bumi Duan Lolat.
Saat ditemui disela-sela Musda, Lukas mengharapkan KNPI harus menjadi ruang kolektif bagi seluruh pemuda untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM serta menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Sebagai wadah organisasi kepemudaan, saya menegaskan bahwa KNPI harus mampu membangun dan mendorong peningkatan kualitas SDM pemuda. KNPI tidak hanya menjadi mitra strategis pemerintah, tetapi juga mitra kritis yang konstruktif,” ujar Lukas.
Lebih lanjut, Lukas yang juga pernah menjabat Ketua GMKI Saumlaki ini menyoroti kondisi Gedung Pemuda di belakang Patung Ir. Soekarno di Saumlaki yang dinilai memprihatinkan. Ia meminta kepada Pemerintah Daerah agar gedung tersebut dikembalikan ke tangan pemuda untuk dimanfaatkan sebagai rumah bersama, pusat kegiatan edukatif, diskusi, seminar, dan pelatihan.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi Gedung Pemuda saat ini. Seharusnya tempat itu menjadi pusat kegiatan belajar, diskusi, dan pelatihan pemuda. Kami berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa memberikan kembali akses pengelolaan kepada pemuda demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Lukas juga menggarisbawahi pentingnya Musda II DPD KNPI sebagai momentum strategis dalam memperkuat partisipasi pemuda secara aktif dan nyata dalam pembangunan.
“Saya mengimbau kepada seluruh OPD agar melibatkan pemuda dalam pembangunan yang selaras dengan visi-misi pemerintah daerah saat ini. Jangan jadikan pemuda hanya sebagai simbol pelengkap, melainkan beri ruang nyata untuk aktualisasi mereka,” ujarnya.
Sebagai penutup, Lukas menegaskan bahwa KNPI harus menjadi pilar yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme, integritas, dan toleransi, serta membuka ruang kolaborasi yang kuat antara organisasi kepemudaan dan pemerintah.
“Tantangan tertinggi kita saat ini adalah menyatukan pemuda sebagai kekuatan besar. Kalau sudah bisa solid, maka akan lebih mudah bagi kita semua untuk bergerak bersama membangun Kepulauan Tanimbar,” pungkasnya. (MAL)


















