Ambontoday, Ambon.- Alih-aih mencari ikan di laut, sedikitnya 4 orang Nelayan di Kebaupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) mengalami mati mesin dan terapung-apung dalam Long Boat di sekitar perairan Pulau Matakus. Beruntung Korpos SAR Saumlaki bergerak cepat dan berhasil menyelamatkan keempat orang Nelayan tersebut.
Demikian rilis yang dismpaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Orang (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, Rabu 22 Januari 2025.
Dijelaskan, pada Rabu 22 Januari, Pukul 21.30 WIT, Korpos SAR Saumlaki mendapatkan laporan dari keluarga korban bahwa sebanyak 4 orang Nelayan yang sedang mencari Ikan di laut sekitar perairan Pulau Matakus mengalami mati mesin dan terapung-apung di laut.
Setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga, Tim SAR Korpos Saumlaki bergerak cepat. Dengan menggunakan RIB Pos SAR Saumlaki langsung menuju lokasi sesui dengan laporan keluarga yang diterima.
Kesiagaan Korpos SAR Saumlaki dalam menindaklanjuti setiap laporan bergerak cepat menuju titik lokasi yang diterima sesuai laporan, alhasil keempat orang Nelayan tersebut berhasil ditemukan dalam gelap malam sedang terapung-apung bersama Long Boat di atas lautan.
Tim SAR Korpos Saumlaki kemudian mengevakuasi keempat orang Nelayan tersebut beserta Long Boat dalam kondisi cuaca hujan ringan kembali ke lokasi perkampungan mereka.
Keempat orang Nelayan tersebut yakni, Finsen Ratuanik (32/), Ananias Refwalu (25/L), Antoni Lololuan (36/L), dan Berti Lololuan (40/L). Proses evakuasi melibatkan 3 orang personil SAR Saumlaki dibantu 2 orang dari pihak keluarga korban. (AT008)


















