Namrole Bicara Anggaran: RAPBD-P 2025 Jadi Kompas Pembangunan dan Harapan Rakyat Bursel

Spread the love

Namrole Bicara Anggaran: RAPBD-P 2025 Jadi Kompas Pembangunan dan Harapan Rakyat Bursel

Ambontoday.com – Senin sore (29/09/2025), di jantung Kota Namrole yang teduh di tepi Teluk, dentuman palu sidang terdengar menandai dimulainya Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buru Selatan. Di ruang paripurna yang berdiri kokoh sebagai pusat musyawarah rakyat, Bupati Buru Selatan La Hamidi melalui Sekda Hadi Longa menyampaikan Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bursel, Ahmad Umasangasji, didampingi Wakil Ketua Ahmadan Loilatu, berlangsung khidmat dengan kehadiran anggota dewan, para pimpinan OPD, insan pers, serta undangan yang memenuhi ruang sidang.

Dalam pidatonya, Sekda Hadi Longa menuturkan bahwa perjalanan APBD 2025 hingga September ini menghadapi dinamika kebijakan nasional maupun daerah, sehingga perlu dilakukan penyesuaian melalui perubahan anggaran.

“Perubahan ini bukan sekadar angka, melainkan penegasan arah pembangunan agar tetap berpijak pada kebutuhan rakyat dan menjaga keseimbangan fiskal daerah,” ujarnya.

Ia merinci, rancangan Perubahan APBD 2025 menyusun struktur dengan Anggaran Pendapatan Daerah sebesar Rp659,12 miliar, menurun Rp12,12 miliar atau 1,81% dari anggaran semula. Sementara itu, Anggaran Belanja Daerah dianggarkan Rp670,39 miliar, berkurang Rp26,11 miliar atau 3,75% dari angka awal Rp696,58 miliar. Adapun Pembiayaan Netto tercatat sebesar Rp11,26 miliar, turun 55,38% dari Rp25,25 miliar.

Penyesuaian tersebut mencakup Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami penurunan pada pajak, retribusi, serta PAD sah lainnya, namun terdapat peningkatan pada hasil pengelolaan kekayaan daerah. Sementara itu, belanja daerah diarahkan pada efisiensi belanja pegawai, optimalisasi belanja barang dan jasa, penguatan hibah, serta peningkatan belanja modal untuk menopang infrastruktur.

Baca Juga  Kades Alusi Batjas Lindungi Kasus Asusila, Warga Demo !!! 

Namrole, ibu kota Buru Selatan yang sejak lama menjadi simbol keterpaduan daratan dan laut, menjadi saksi bagaimana angka-angka dalam lembaran keuangan daerah disulap menjadi rencana nyata: perbaikan jalan, pembangunan jaringan irigasi, hingga program pro-rakyat.

“Perubahan APBD ini adalah instrumen penting agar roda pembangunan tetap berputar meski kita harus menyesuaikan langkah dengan dinamika kebijakan pemerintah pusat. Komitmen Pemkab jelas: transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi demi kesejahteraan masyarakat Buru Selatan,” tegas Longa.

Sebelum menutup pidato, ia mengajak DPRD untuk memberi dukungan, masukan, serta pandangan konstruktif dalam pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum dari masing-masing fraksi. Suara-suara wakil rakyat yang lahir dari desa-desa pesisir, pegunungan hingga lembah subur Buru Selatan, menegaskan komitmen bersama: memperkuat pendapatan daerah, mengefisiensikan belanja, serta menempatkan rakyat sebagai pusat setiap program pembangunan.

Kota Namrole, dengan semilir anginnya yang seakan membawa pesan dari laut dan gunung, kembali menjadi ruang sakral tempat lahirnya keputusan penting bagi perjalanan Buru Selatan.

[Nar’Mar].

.

Berita Terkini