Penulis Israel: Bantuan untuk Warga Gaza Mirip Memberi Makan Hiu

Spread the love


Ambontoday.com,  Gaza – Menurut data dari otoritas kesehatan Palestina, sejak serangan oleh Israel pada Oktober 2023, lebih dari 52.243 orang sudah tewas dengan mayoritas adalah anak-anak dan perempuan, serta 117.639 lainnya terluka.

Bukan hanya serangan bertubi-tuba, Israel pun sudah mengimplementasikan embargo atas bantuan selama hampir dua bulan. Ini menyebabkan warga Gaza terus merasakan penderitaan di saat tragedi kemanusiaan tersebut.

Meskipun jumlah korban terus bertambah dan keadaan menjadi semakin sulit bagi warga di Gaza, Gil Kopatz, seorang penulis skenario dan pemerannya dari Israel, menyatakan dukungannya atas tindakan keras terhadap orang-orang di Gaza.

Gil Kopatz membandingkan penyampaian bantuan kepada penduduk Gaza dengan memberi makan buaya. Ungkapan tersebut disampaikannya melalui unggahan di Facebook-nya.

“Jika Anda memberi makan hiu, mereka akan memakan Anda. Jika Anda memberi makan warga Gaza, mereka akan memakan Anda. Saya mendukung kepunahan hiu dan pemusnahan warga Gaza,” katanya dilaporkan Middle East Eye.

Dia mengakhiri postingannya dengan: “Renungan Hari Holocaust 2025.” Tiba-tiba saja, ucapan Gil Kopatz mengundang protes dan tanggapan tegas dari berbagai pihak. Salah satu yang marah adalah Ahmad Tibi, seorang politikus Palestina yang juga memiliki paspor Israel.

“Ini adalah bagaimana orang Yahudi ini merayakan hari peringatan Holocaust. Gil Kopatz, kamu seorang neonazi yang rusak,” tulis Tibi di X.

Pada postingan selanjutnya, Kopatz menyampaikan kembali pernyataannya dengan tegas.  “Saya tak memiliki belas kasih sedikitpun kepada penduduk Gaza. Begitu pula dengan orang-orang Arab pada umumnya, dan manusia pada umumnya. Namun, saya tidak merasa iba pada ikan hiu, bahkan juga tidak pada makhluk yang disebut ‘manusia'”, ungkapnya. “Saya tidak memperlakukan mereka yang tumbuh di Gaza dan telah dibesarkan, sejak kecil, dengan kebencian rasis yang mematikan terhadap keluarga dan saudara-saudari saya, sebagai manusia,” tuturnya. “Dan sebagai kesimpulan, ini bukanlah genosida, ini pestisida, dan sangat penting untuk melakukannya,” ujarnya.

Baca Juga  Menteri Hanif Ungkap Peran Danantara dalam 33 Proyek PSEL

Perintah Trump untuk Netanyahu

Amerika Serikat yang menjadi sekutu Israel, lewatPresiden Donald Trump, mengharapkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, agar berperilaku ‘sopan’ terhadap penduduk di Jalur Gaza.

Trump juga mengatakan pihaknya akan mengurus bantuan internasional yang telah ditahan oleh Israel selama lebih dari tujuh minggu.

“Orang-orang itu menderita. Kita harus bersikap baik kepada Gaza. Kita akan mengurusnya. Ada kebutuhan yang sangat besar untuk obat-obatan, makanan, dan obat-obatan, dan kita akan mengurusnya,” tuturnya dilaporkan Anadolu Agency.***

Berita Terkini