Ambontoday – Petugas Kesehatan tingkat Puskesmas di Kabupaten Buru Selatan mengikuti pelatihan Aplikasi Pencatatan Pelaporan Berbasis Gizi Masyarakat (e-PPGMB), berlangsung di aula SMAN 7 Namrole.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 15-16 Juli 2021, dengan tema, semangat kasturung stunting Buru Selatan” bertempat di aula SMAN 7 Namrole, diikuti oleh petugas kesehatan di tingkat Puskesmas dari 6 Kecamatan.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kabid Kesehatan Dinkes Pengendalian Penduduk Dan KB, Yati, kepada media ini di Namrole, Sabtu (17/7).
“Kegiatan dilakukan menghasilkan kesepakatan oleh 13 Puskesmas, khususnya tenaga operator dan Pengelola Gizi puskesmas siap bertanggung jawab dalam pengimputan,” jelas Yati.
Dijelaskan, puskesmas siap bertanggung jawab dalam pengimputan data e-PPGBM sebaik mungkin agar dapat mengetahui prevalensi Stunting (balita pendek dan sangat pendek) pada bayi dan balita di wilayah kerja masing2 di 6 Kecamatan di 79 desa.
“Para petugas kesehatan di puskesmas dalam kegiatan tersebut bersepakat melalukan monitoring evaluasi data bagi operator dan pengelola gizi selama 3 bulan sekali di Dinkes Bidang Kesmas,” ujar Kabid.
Pelatihan e-PPGMB yang di buka oleh Ibrahim Banda selaku Kadis Kesehatan Buru Selatan ini dalam arahannya, mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan motivasi pada petugas dalam meningkatkan kinerja dalam pengimputan data e-PPGBM di wilyah kerja puakesmas dengan baik.
Diketahui, pelatihan dilakukan melalui ofline dan online oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Warda Ibrahim dan Jati Pattiliuw selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bursel. (Biro Bursel)




















