
Bursel, Ambontoday.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Buru Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperjelas arah perjuangan politik, dalam momentum musyawarah cabang yang digelar baru-baru ini.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Buru Selatan La Hamidi bersama Wakil Bupati Gerson Eliezer Selsily, Pimpinan DPW PKB Maluku, Ketua DPC PKB Arifudin, Ketua KPU dan Bawaslu, pimpinan Partai Politik, dua Anggota DPRD dari PKB, Basir Solissa dan Hari Wali, Perempuan Bangsa serta pimpinan OKP.
Dalam sambutan yang dibacakan mewakili Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin, Wakil Ketua DPW PKB Provinsi Maluku Syahrul Lubis, ditegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk menyatukan kekuatan dan mempertegas langkah politik partai ke depan.
“Ini bukan sekadar musyawarah cabang biasa. Ini adalah momentum untuk mengonsolidasikan kekuatan, meluruskan arah perjuangan, serta menegaskan kembali posisi PKB ke depan,” demikian disampaikan dalam forum tersebut.
Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian serta menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi politik, PKB didorong untuk menjawab tantangan dengan kerja nyata dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat.
Masyarakat, kata dia, kini tidak lagi memilih berdasarkan kedekatan semata, melainkan pada kehadiran nyata kader dalam kehidupan sehari-hari.
“Mereka memilih siapa yang hadir saat dibutuhkan, membantu saat kesulitan, dan konsisten mendampingi. Dari kehadiran itulah lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan lahir kekuatan politik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Buru Selatan, Arifudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa musyawarah cabang ini menjadi penanda berakhirnya kepengurusan periode sebelumnya sekaligus awal dari kepengurusan baru masa bakti 2025–2030.
Ia mengakui, perjalanan PKB di Buru Selatan tidaklah mudah. Pada awalnya, partai ini sempat dipandang sebelah mata, terutama pada Pemilu 2019. Namun, dengan kerja keras, konsistensi, dan semangat kebersamaan, PKB mampu membalikkan keadaan.
“Perjalanan ini penuh tantangan. Kami pernah dianggap enteng. Namun dengan kerja keras, turun langsung dari kampung ke kampung, membangun kekuatan dari bawah, Alhamdulillah pada Pemilu 2024 PKB berhasil meraih kursi. Ini menjadi sejarah bagi kami,” ujar Arifudin.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh kader yang tetap optimistis, menjaga niat baik, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Dalam perjuangan ini, katong punya satu niat dan satu komitmen. Niat baik, tujuan baik, bersama orang-orang baik. Insya Allah, Tuhan akan membuka jalan kesuksesan. Ini yang menjadi pegangan dasar perjuangan kami,” tutupnya.
Musyawarah cabang ini diharapkan menjadi titik awal penguatan struktur partai sekaligus mempertegas peran PKB sebagai kekuatan politik yang hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat di Buru Selatan.
Ketahui Dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Buru Selatan mulai menghangat setelah Musyawarah Cabang (Muscab) menetapkan lima nama sebagai bakal calon Ketua DPC PKB periode 2026–2031.
Kelima nama tersebut kini disebut-sebut sebagai figur kuat yang akan bersaing memperebutkan posisi ketua, mulai dari Ketua DPC saat ini Arifudin, hingga sejumlah kader lain yang memiliki basis dukungan internal partai.
Sementara itu Perwakilan PKB Maluku Asri Ode dan Syahrul Lubis saat memimpin agenda Muscab PKB menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari tahapan organisasi yang telah dibahas dalam koordinasi bersama DPP PKB sebelumnya.
“Tim telah melakukan pemetaan calon sementara Ketua DPC PKB Kabupaten Buru Selatan untuk masa bakti 2026–2031, yang nantinya akan diusulkan kepada DPP untuk diputuskan, semua punya peluang yang sama untuk diputuskan menjadi Ketua” ujarnya.
[Nar’Mar]
.













Komentar