PT Pelni Maluku Batasi Akses Pembelian Tiket 

Spread the love

Ambon,Ambontoday.com-PT Pelayaran Nasional Indonesia  (Pelni) Maluku membatasi akses pembelian tiket atau penumpang kapal selama masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Diperketat.

Kepala operasi PT.Pelni Maluku, Muhammy Assagaf saat di konfirmasi oleh Ambontoday.com di kantor PT Pelni Rabu14/7/2021 mengatakan, Pelni mengurangi jumlah penumpang kapal hingga 50% dikarenakan PPKM yang sedang berlaku. Beberapa pelabuhan pun telah Lockdown seperti pelabuhan Geser, di kabupaten Seram Bagian Timur(SBT), Pelabuhan Manokwari, dan juga Jayapura.

“Jumlah penumpang yang kami terima 50% dari jumalah seluruh penumpang yang mampu di muat kapal. Di karenakan PPKM dan beberapa pelabuhan sudah di Lockdown.” Jelasnya saat di wawancarai di kantor PT.Pelni.

Ia melanjutkan, ada beberapa syarat yang harus di penuhi calon penumpang, yaitu harus memiliki surat vaksin, hasil Rapid Test, dan pembayarannya memakai kartu kredit.

“Kami tidak melayani pembayaran uang cash, karena sudah menjadi keputusan dari pusat dan juga karena ada pandemi, maka penyebaran melalui transaksi pun kami minimalisir.” Katanya.

Assagaf meneruskan, jika ada penumpang yang tidak memiliki kartu kredit maka kami akan membantu dengan mentransfer uang cashnya ke nomor rekening bank Mandiri pusat, karena Pelni bekerja sama dengan Bank Mandiri.

“Pelni bekerja sama dengan Bank Mandiri pusat, sehingga Semua pembayaran langsung masuk di sana, ini juga untuk menghindari adanya pungutan liar(pungli) juga yang pnting transaksi langsung yang dapat menyebarkan covid-19.” Jelasnya.

“Untuk calon penumpang yang tidak atau belum melakukan vaksinasi dengan alasan medis, maka wajib dibuktikan dengan membawa surat keterangan dari dokter spesialis,” jelasnya.

Lanjut Asagaf ,selama PPKM darurat, penjualan tiket kapal Pelni hanya dilakukan melalui loket kantor cabang Pelni. Perusahaan juga mendorong pelanggan untuk melakukan pembayaran secara nontunai.

Baca Juga  Walikota Ambon Tekankan Solidaritas ASN untuk Bangun Kota Lebih Baik

Selain itu, Pelni tetap melayani pembelian tiket walaupun bukan hari kerja, menurut Muhammad Assagaf, hari Sabtu dan Minggu pun masih ada pembeli yang datang dan Pelni tetap melayani.

” Kami melayani pembeli bahkan di hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu pun kami melayani pembelian tiket.” Kata Assagaf.

Bagaimana pun, Pelni mempunyai Misi sosial bukan sekedar misi komersial yang mencari keuntungan saja.jadi ada dengan tidak adanya penumpang, kapal Pelni tetap berlayar.

“Pelni ini mejalankan misi sosial, bukan misi komersial. Jadi ada penumpang atau tidak, kapal-kapal Pelni tetap berlayar.” Tutupnya.(AT-010)