Jakarta, ambontoday.com – Apresiasi terhadap inisiatif pemerintah yang bertujuan memperluas akses permodalan UMKM dalam rangka menyerap tenaga kerja. Ia menilai bahwa langkah ini bukan sekadar solusi finansial, melainkan fondasi bagi pengembangan ekonomi inklusif rakyat
Menurut laporan Politiknesia, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan pentingnya mendorong percepatan akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas UMKM sehingga dapat terus tumbuh dan menciptakan lapangan kerja baru. Kementerian juga tengah memperkuat operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih melalui sinkronisasi data dan kolaborasi lintas kementerian, termasuk Menko Pemberdayaan Masyarakat.
Steven menyampaikan bahwa penciptaan lapangan pekerjaan oleh UMKM harus didukung dengan modal dan kapasitas yang memadai: “UMKM adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan investasi dalam akses modal bukan sekadar pinjaman, tetapi investasi masa depan. Dengan modal yang tepat, bangsa mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang kerja luas,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Steven Izaac Risakotta di Jakarta, Jumat (12/9/2025). Lewat rilis yang diterima refaksi
Sebagai praktisi hukum, Steven juga menyoroti pentingnya regulasi yang memudahkan UMKM mengakses modal dengan efisien dan adil. Menurutnya, kebijakan kredit tanpa agunan, penjaminan, serta sinergi antara koperasi dan lembaga keuangan daerah menjadi kunci percepatan pertumbuhan sektor riil.
Pengusaha mudah berdarah Maluku itu, menambahkan bahwa penguatan UMKM melalui akses modal dan kapasitas akan memberikan efek berantai: mendorong kewirausahaan lokal, memperkuat ekonomi desa, serta menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu. (AT/BT)









