
Saumlaki, ambontoday.com – Pengemis Paru Waktu slogan yang dipakai oleh 592 PPK Paru Waktu Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang merasa ditipu dan dijadikan pengemis di Daerah sandiri.
Dalam orasi longmarch, pendemo menyatakan isi hati mereka, dimana mereka dianggap dihianati oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Ricky Jauwerissa dan Juliana Ch Ratuanak, mereka menganggap keberadaan mereka seperti sampah yang tidak berguna, yang sudah mengapdi bagi Daerah ini hingga puluhan tahun.
Pihak orator menyampaikan sudah sempat menemu ibu Wakil Bupati namun jawaban yang didapatkan “jika saya punya kewenangan saya langsung eksekusi, jadi bersabar” Jawaban yang diteruskan dalam orasi didepan kantor Bupati.
Mereka juga menyinggung terkait dengan pesta politik yang sudah berlalu, jangan lirik tim sukses tapi lirik semua masyarakat Tanimbar yang kini sudah mengabdi puluhan tahun ditanah Duan Lolat, namun dihianati oleh Bupati hanya karena janji politik.
Terbukti, mereka menyinggung nama honorer yang diangkat Pemda Kepulauan Tanimbar sebanyak 261 pada PPPK Para Waktu, ternyata hanya 79 honorer yang terdaftar di BKN yang lainnya siluman, ada apa dengan kebijakan Bupati. (AT/BT)





















