Saumlaki, ambontoday.com – Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PP Magretti-Saumlaki sangat memprihatinkan, terutama keselamatan bagi pasien, dan tenaga medis akibat struktur bangunan yang rapuh memicu pihak pengelola panik saat melayani orang sakit.
“Mereka yang melayani penuh kepanikan, apalagi pasien! “Memang bangunan ini sudah sangat memprihatinkan, kita hanya mengoptimalkan ruangan yang bisa digunakan, sedangkan bagian dinding ruangan yang sudah rusak telsh dipasang tanda peringatan,” ungkap dr. Felisitas Rante di ruang kerjannya Senin, (03/02/25).
Felisitas yang baru tiga minggu mengemban jabatan direktur RSUD PP Margaretti Saumlaki itu, menceritakan, material bangunan yang sudah busuk terus berguguran terutama di ruangan perawatan pria dan wanita, ahirnya disiasati memindahkan pasien ke ruangan lain.
Dia mengakui, kondisi tersebut telah dilaporkan ke Pj. Bupati Kepulauan Tanimbar Dr. Alwiyah Fadlun Alaydrus, SH.,MH, dan responya positif. “Kami sudah melaporkan ke Pimpinan Daerah, memang untuk melakukan rehab agak sulit, karena itu kita konsentrasinya harus secepatnya pindah ke Rumah Sakit PP Magretti yang berlokasi di Ukurlaran Desa Lauran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, dari laporan itu, PJ Bupati bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan PLH Sekda Brampi Moriolkossu langsung melakukan kunjungan dan melihat langsung kondisi Rumah Sakit yang terlihat tidak layak lagi untuk digunakan.
“Ibu Pj Bupati langsung tinjau di semua ruangan dan beliau berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk RSUD PP Magretti Ukurlaran harus difungsikan,” jelas Direktur. (AT/MAL)

