Ambontoday.com – Semua orang mengerti bahwa menjadi dewasa adalah suatu tantangan bagi setiap individu.
Teruslah belajar, menghadapi kegagalan, dan berusaha menemukan tempat Anda dalam kehidupan yang begitu besar ini. Siapakah diri Anda sebenarnya? Di manakah letak posisi ideal Anda nantinya?
Terkadang, ketika berjalan melewati kompleks liku-liku hidup ini, Anda mungkin meragukan apakah kedua orangtua Anda telah berhasil mendidik Anda dengan baik.
Mereka tetap menjadi individu yang mengukir prinsip-prinsip fundamental Anda, pemimpin dalam pengambilan keputusan serta perbuatan Anda, dan sejatinya mendefinisikan siapa diri Anda.
Meskipun demikian, terdapat beberapa prinsip penting yang bila dipupuk sejak usia muda, bisa menunjukkan dengan jelas bahwa orangtua telah melaksanakan tugas mendidik anak mereka dengan sangat baik.
Berdasarkan laporan dari Geediting di hari Sabtu (26/4), terdapat 8 poin penting yang apabila diterapkan oleh orang tua kepada anaknya, akan membantu pertumbuhan dan perkembangan si anak secara sehat. Mari kita bahas lebih lanjut!
1. Empati
Empati biasanya menjadi prioritas utama yang diajarkan kepada kita sejak masa kanak-kanak. Suara halus di pikiran Anda yang memungkinkan Anda untuk menangkap perasaan oranglain.
Ini termasuk paham akan kegembiraan dan kesulitan mereka serta meraih tangan untuk membantu ketika diharapkan.
Kurangnya rasa simpati bisa mengakibatkan retak di dalam setiap jenis hubungan.
Namun bila nilai-nilai tersebut tertanam dalam diri Anda sejak kecil.
Kemungkinan besar Anda akan mengerti dan fokus, baik di lingkungan personal maupun karier Anda.
Ini lebih dari sekedar berperilaku baik, empati merangkai jembatan, meleburkan perbedaan serta mengerakkannya rasa hormat di antara satu sama lain.
Bila hal tersebut mencerminkan situasi Anda, bisa dibilang orang tua Anda telah sukses dalam mendidik dan membina Anda.
2. Kejujuran
Apabila empati menjadi fondasi dalam suatu hubungan, maka kejujuranlah yang mengikat segalanya bersama-sama.
Ini merupakan suatu nilai esensial lainnya yang dipelajari sejak kecil dan berperan penting dalam pembentukan individu menjadi orang dewasa seperti saat ini.
Apabila Anda bisa terhubung dengan hal ini dan selalu lebih memilih kejujuran dibandingkan kenyamanan, maka puji kepada orangtua Anda.
3. Rasa Hormat
Seperti halnya Einstein, bila Anda menghargai setiap orang secara merata tanpa memandang status atau asal-usul mereka.
Kamu menggambarkan nilai-nilai penting yang seharusnya diajarkan oleh orang tuamu padamu sejak usia muda.
Respek tak sekadar berkaitan dengan etika atau penghargaan yang ditampilkan. Ini lebih kepada mengapresiasi individu lain sebagaimana adanya serta mengakui keberartian mereka.
Oleh karena itu, apabila Anda merasa bahwa sikap Anda secara otomatis condong untuk menghargai dan menyayangi setiap orang di sekeliling Anda.
Sisihkan sebentar untuk mengucapkan terima kasih kepada orangtua Anda atas pembelajaran berharga tersebut.
4. Ketekunan
Berikutnya adalah ketangguhan dan keberanian yang tidak bisa goyah untuk tetap berjuang walaupun menghadapi kemerosotan.
Ini bukan soal tak pernah mengalami kegagalan, melainkan tentang selalu berdiri kembali setiap kali Anda terjatuh dalam proses tersebut.
Bila sudah menjadi dewasa, orangtua biasanya menceritakan hal-hal semacam itu guna membimbing Anda tentang pentingnya kerja keras.
Mereka mengajarkan kepada Anda bahwa kesuksesan tidak melulu soal kebahagiaan sesaat namun merupakan akibat dari usaha dan ketegaran yang terus-menerus.
5. Rasa Syukur
Berterima kasih membawa kita setapak lebih dekat kepada penghargaan atas keindahan dalam hidup kita daripada sekadar menyadari adanya hal baik tersebut.
Ini berkaitan dengan memuliakan orang lain, menyampaikan ucapan terima kasih kita, serta tidak meresapkan sesuatu tanpa ada penghargaan.
Membiasakan diri mengucapkan syukur setiap harinya akan membantu Anda menyadari bahwa tiap hari diisi dengan berbagai hal yang patut disyukuri.
Oleh karena itu, bila Anda sering kali menyatakan rasa gratitude untuk berbagai hal baik besar maupun kecil di dalam hidup, orangtua Anda sebenarnya sudah memberikan pembelajaran hidup yang sangat berharga.
6. Akuntabilitas
Akuntabilitas sebenarnya berarti bertanggung jawab untuk semua perbuatan Anda, termasuk hal-hal positif maupun negatif.
Ini berkaitan dengan menyadari bahwa semua keputusan yang kita ambil membawa dampak serta bersedia untuk menanganinya.
Berkembang menjadiorang dewasa, para senior kerap menggarisbawahi kepentingan pertanggungjawaban. Bila terjadi kesalahan, mereka tak tinggal diam tanpa tindakan.
Mereka justru menegaskan bahwa Anda mengerti tentang kesalahan yang telah dilakukan, pengaruhnya, serta cara untuk mencegahinya terulang kembali.
Nilai keakuan ini bukan hanya tentang minta maaf saat membuat kesalahan.
Hal ini berkaitan dengan mempelajari dari kesalahanmu sendiri serta mengambil keputusan yang lebih tepat di kemudian hari.
Apabila Anda merupakan individu yang tak ragu-ragu untuk mengakuinya ketika melakukan kesalahan serta memikul tanggung jawab atas perbuatan sendiri, berarti orangtua Anda sudah mensyiarkan prinsip penting di dalam diri Anda.
7. Kemurahan Hati
Keikhlasan jiwa melebihi sekedar membagi hartamu atau kepintunganmu saja. Hal itu berkaitan dengan pemberian waktumu, penghargaantemu, serta kasih sayangmu terhadap mereka yang ada disekitarmu.
Ini berfokus pada membawa perubahan di kehidupan orang lain, tak perduli betapa kecilnya perubahannya terlihat.
Apabila Anda merasa bahwa naluri Anda cenderung selalu ingin membantu orang lain, mau membagikan sumber daya yang dimiliki, atau sekadar menjadi tempat bersandar bagi mereka yang sedang memerlukan bantuan, artinya orang tua Anda sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Mereka sudah meletakkan suatu nilai di dalam dirimu yang tak cuma berguna tapi juga menjadikan dunia ini lebih baik.
8. Harga Diri
Setiap nilai yang sudah kita bahas sampai saat ini mencapai puncak pada suatu nilai krusial yakni martabat manusia.
Ini berkaitan dengan mengenali nilai-nilai Anda, menyatakan harapan dan pembatasan diri, serta tidak terpuaskan bila belum mendapatkan setidaknya hak-hak yang layak Anda peroleh.
Berkembang menjadi dewasa, Anda diajar bahwa rasa penghargaan bermula dari diri sendiri. Pastinya para orangtua selalu menyatakan bahwa sebelum dapat menghargai orang lain, Anda perlu menghargai diri Anda terlebih dahulu.
Apabila Anda benar-benar mencintai diri sendiri, menempatkan penghargaan pada hal yang sesuai, serta bersikap baik dan sopan terhadap diri sendiri, berarti orangtua Anda sudah memberikan sumbangan nilai yang amat penting.
Kepribadian ini merupakan fondasi dari rasa cinta terhadap diri sendiri dan mengatur cara Anda bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.





















