1,7 Miliar Gaji Pensiunan PDAM Belum Terbayar
Demikian Diakui Kasubag Personalia PDAM Kota Ambon, Herlin Pattiruhu kepada media di Gedung Rakyat Belakang Soya, Kamis (25/3/2021). Ia mengakui, mulai dari tahun 2019 sampai dengan sekarang sebanyak 13 pegawai pensiunan PDAM belum terbayar, dengan total nilai sebesar 1.7 Miliar lebih. "Keterlambatan dan percepatan pembayaran gaji tersebut tergantung dari pihak Bumi Putra, karena kita sebatas mengusulkan hak kita.
Jadi pegawai PDAM yang sudah purnabakti langsung kita mengusulkan hak k ke Bumi Putra sebagai penyelenggara pensiun PDAM," ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu menambahkan, pihaknya akan alokasi waktu untuk berkunjung ke Bumi Putra Jakarta guna mempertanyakan dengan 13 pegawai yang sudah diminta untuk namanya gaji pensiunan dibayar oleh Bumi Putra. Selain itu, komisi akan proses data terakhir di OJK, karena menurut pengakuan ada sekitar 8 miliar saham PDAM yang ada di Bumi Putra selaku pemegang polis, itu yang jadi konsereng. "Problemnya bukan karena tahapan atau tingkatan menagement di Bumi Putra Ambon tapi yang ada menagement secara nasional.
Atas dasar itu, lalu kita bicarakan pada arah kebijakan komisi untuk bersama-sama dengan PDAM bicarakan dengan Walikota Ambon untuk membahasa terkait dengan kesinambungan prospek kesejahteraan pegawai PDAM," akuinya. Kalau yang namanya Bumi Putra seperti ini, mungkinkah bisa ada pihak ketiga atau lembaga apapun yang bisa dijadikan mitra PDAM yang bisa melihat gaji atau tunjangan PDAM. "Daperma Pemsi ada di Bumi Putra dengan saham 8 Miliar yang mana akan membayar gaji pegawai PDAM yang nantinya akan pensiunan juga.
Sedangkan yang sekarang ada tinggal 13 orang belum terbayar padahal dalam tahun ini sekitar 20 orang," tuturnya. Maka, langkah-langkah ini harus diambil secepat mungkin jangan sampai kita hanya bicarakan soal gaji karyawan lain padahal disini belum selesai. "Langkah-langkah konkrit yang akan dibuat oleh komisi dan secara resmi kami akan menyurati kepada OJK untuk meminta sikapnya terkait sikap BUMI Putra yang ada di Jakarta," jelasnya.
Ia menambahkan, Hal ini menjadi perbincangan yang enak antara Pemda dengan DPRD, apakah Daperma Pemsi ini sebagai asumsi kalau hasil OJK seperti itu. (AT-009).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Ambon Menetapkan Komitmen Lingkungan, Gelar Konsultasi Publik KLHS RPJMD 2025-2030
26 Tahun Perkuat Ekosistem Digital Bangsa, Telkomsel Luncurkan Layanan 5G Pertama di Indonesia
Jasa Raharja dan JCIΒ Indonesia Bersinergi Tekan Angka Kecelakaan Lalu LintasΒ
Piter, Ketum Himapel Bukan Aktivis Recehan,Mendukung INPEX Blok Masela Sejahterakan Rakyat Tanimbar
Tim Hukum Paslon SAFITRI-HEMFRI Akan Laporkan Dugaan Pidana Pemilukada