Realisasi Program Prioritas, Pempus Tekan Tinggi Pengangguran di NRI
Jakarta, ambontoday. com - Dalam Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih yang memprioritaskan percepatan pelaksanaan program-program strategis dengan tujuan utama membuka lapangan kerja seluas-luasnya, langkah tersebut menjadi momentum penting agar rakyat benar-benar merasakan manfaat kebijakan.
Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sekaligus Ketua PP AMPG, Steven Izaac Risakotta, memanggap perlu untuk disikapi, mengingat laporan yang dilansir oleh Golkar2029. com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah akan bekerja keras mempercepat program prioritas termasuk di sektor pertanian, kelautan, perikanan, peternakan, dan koperasi desa. Salah satu program unggulan adalah pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih, yang setiap koperasi ditargetkan dapat menyerap minimal lima pekerja, sehingga total mampu membuka sekitar 400 ribu lapangan kerja.
Lanjut Steven, terdapat program penanaman bibit baru pada Perkebunan Rakyat seluas 870 hektare, diproyeksikan menyerap 1,6 juta tenaga kerja dalam dua tahun ke depan. Di sektor kelautan & perikanan, Program Kampung Nelayan Merah Putih dan modernisasi kapal nelayan juga menjadi sorotan.
Steven menekankan bahwa komitmen politik saja tidak cukup mesti disertai koordinasi antar kementerian/lembaga, pengawasan pelaksanaan program di tingkat lokal, dan pelibatan masyarakat agar tiap program benar-benar sampai ke desa-desa. "Program-program prioritas ini bagus dan ambisius, tetapi agar nyata manfaatnya, implementasinya harus cepat, transparan, dan partisipatif," ujar Steven di Jakarta, Selasab(16/9/2025). Lewat rilis yang di terima redaksi.
Ia juga mengingatkan bahwa penciptaan lapangan kerja bukan hanya soal kuantitas, tapi juga kualitas: pekerjaan yang layak, upah yang adil, serta keterkaitan dengan pemberdayaan lokal dan pengembangan kapasitas. Dengan memperkuat koperasi dan pembangunan sektor-sektor produktif seperti perkebunan rakyat dan nelayan, Steven melihat peluang nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata. (AT/BT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Houthis Serang Lagi: Rudal Menembus Udara Israel
Sidokkes Polres BurseL Pastikan Kesehatan Pekerja SPPGΒ di Dapur Umum Kamlanglale
Dunia Pendidikan Buru Selatan Diterpa Isu Pergantia
Pengurus DPD Bravo 5 Maluku Dilantik
Dituduh Gelapkan 90 Juta Uang Ompreng MBG, JMV: Itu Tidak Benar, Terlalu Tendensius & Hoaks