3 Mahasiswa Unpatti Berhasil Dievakuasi Tim SAR Dari Puncak Gunung Banda
Demikian rilis yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah. Sesuai kronologisnya, pada Jumat 10 Januari 2025, Comm Centre Basarnas Ambon sekitar pukul 20.10 wit, menerima informasi dari Koordinator Pos SAR Banda melaporkan, tiga Mahasiswa Universitas Pattimura mengalami kelelahan saat mendaki Gunung Api Banda Neira. Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu orang pendaki mengalami pingsan selanjutnya meminta bantuan evakuasi.
Setelah merimanya informasi tersebut, Tim Rescue Pos SAR Banda beserta masyarakat sekitar dikerahkan menuju Gunung Api Banda Neira guna melaksanakan operasi SAR dengan jarak -+ 2,82 KM, Heading 268,77Β° arah Barat dari Pos SAR Banda. Pukul 23.10 wit, Comm Centre Basarnas Ambon menerima informasi dari Koordinator Pos SAR Banda melaporkan, korban berhasil ditemukan dalam keadaan lemas namun selamat sekitar 200 Meter dari lokasi awal kejadian. Seluruh korban kemudian dievakuasi turun dan ditempatkan di salah satu penginapan guna mendapatkan perawatan. Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 19.20 wit, ketiga korban diketahui pergi mendaki Gunung Api Banda.
Namun pada ketinggian beberapa ratus meter dari permukaan laut mereka bertiga mengalami kelelahan dan tidak dapat melanjutkan pendakian. Dalam kejadian tersebut satu orang pendaki dilaporkan pingsan dilokasi. Kemudian dua orang pendaki lainnya sepakat untuk menjaga korban dan turun mencari bantuan.
"Ketiga korban yang adalah mahasiswa universitas Pattimura itu mengalami kelelahan saat mencoba mendaki puncak Gunung Api Banda. Namun baru pertengahan perjalanan ketiganya mengalami kelelahan dan satu diantaranya pingsan, beruntung dia temannya sepakat untuk menjaga dan mencari pertolongan. Alhamdulillah setelah tiba di kaki Gunung dan berhasil melaporkan kejadian tersebut, tim SAR dibantu sejumlah warga bergerak cepat menuju lokasi dan seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat," jelas Arafah.
Adapun data ketiga korban masing masing, Hidayat Pellu (21/L), Adnan Fatur (25/L) dan Rendi (26/L). Sejumlah unsur yang terlibat dalam proses evakuasi korban yakni, Pos SAR Banda 3 di bantu 5 orang warga. Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing, tutup Arafah. (AT008)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
3 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Ramadhan 1443-H PKB Bursel Berikan Bantuan Sembako untuk para Janda
Atlit Bursel Target Raih 15 Medali Emas pada POPMAL 2022
Kapal Perang KRI Banjarmasin Bantu Pemudik dengan Sukses, TNI AL Berjanji Ulang di Ramadhan Mendatang
Ketua DPC GMNI BurseL Minta Ketua KNPI Maluku Arman Kalian Evaluasi KNPI BurseL
Lantik Pengurus Pusat JMSI, Bamsoet Ingatkan Bahaya Informasi Hoax Pandemi Covid-19