Akan Gelap Jelang Natal, Warga BurseL Sampaikan Surat Terbuka: Desa-Desa Pegunungan Minta PLN Hadirkan Terang
Melalui sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Manajemen PLN Unit Layanan Leksula dan PLN Wilayah Maluku, warga menyampaikan keresahan mereka dengan penuh hormat namun tegas. Di daerah pegunungan, di mana akses teknis kerap lebih menantang, masyarakat berharap pelayanan justru semakin diperhatikan, bukan semakin terabaikan. βNatal adalah momen sukacita.
Namun tanpa listrik, kegiatan masyarakat sangat terganggu,β tulis warga, menggambarkan bagaimana gelap bukan hanya datang dari malam, tetapi juga dari layanan yang tidak stabil. Rumah Ibadah Gelap, Anak-Anak Tak Bisa Belajar; Warga merinci dampak yang mereka rasakan: 1. Rumah ibadah tidak dapat menjalankan ibadah dengan layak karena tidak ada penerangan. 2.
Anak-anak kesulitan belajar di malam hari, terutama di wilayah pegunungan yang gelap total tanpa listrik. 3. Aktivitas rumah tangga lumpuh, dari memasak hingga penerangan malam hari.
Di daerah pegunungan seperti Fena Fafan, kondisi tanpa listrik terasa lebih berat β tidak ada sumber cahaya alternatif dari jalan, tidak ada akses cepat ke fasilitas umum, dan warga sepenuhnya bergantung pada suplai listrik PLN. Permintaan Warga: Respon Cepat dan Transparansi Masyarakat menyadari betul bahwa medan pegunungan memiliki tantangan teknis tersendiri. Namun mereka menegaskan bahwa pelayanan publik tetap harus mengedepankan ketepatan respon, komunikasi, dan tanggung jawab, apalagi pada momentum penting seperti Natal. Untuk itu, mereka menyampaikan tiga permintaan: 1. Prioritas perbaikan jaringan listrik di desa-desa pegunungan yang terdampak. 2.
Transparansi informasi terkait penyebab gangguan dan perkiraan waktu normalisasi. 3. Langkah jangka panjang untuk mencegah gangguan serupa, terutama saat hari-hari besar Gerejawi.
βKami tidak menulis surat ini untuk menyalahkan, tetapi mengajak PLN hadir sebagai mitra masyarakat,β tulis warga. Di wilayah pegunungan yang jauh dari pusat layanan, masyarakat Fena Fafan hanya meminta kehadiran PLN sebagai mitra yang setiaβbukan hanya datang saat pemasangan, tetapi juga saat perbaikan dan pemulihan. Harapan mereka sederhana namun mendalam: terang yang adil bagi semua desa, termasuk desa-desa yang berdiri jauh di ketinggian. βSemoga suara ini mendapat perhatian serius dan tindakan nyata dalam waktu dekat,β tutup warga. [Nar'Mar] .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Panitia Masjid Al-Mujahidin Elfule Gelar Malam Palsiri dan Kenaikan Tiang Kabah
11 hours ago
Kemarau Panjang Warga Kesulitan Air Bersih, Kapolres Bursel Salurkan Bantuan
11 hours ago
Kasus Sianida B3 di Buru Selatan: Satu Tersangka Ditahan, Polisi Buru DPO
17 hours ago
Kapolres BurseL: Rekomendasi Pansus DRPD Terkait Dana Pendidikan dan Kesehatan Ditangani Kejari Buru
1 day agoRekomendasi Untuk Anda
Diduga Taputar dengan dokter Berstatus Istri Orang, Ivan Melalolin Hampir Tewas DitabrakΒ
29 November, Gubernur Launching Sekolah Music
Bahas Kerusakan Jalan, Komisi III Gelar Rapat Bersama Sogun
Neraca Pangan dan Program 'Resahku" Jadi Kunci Atasi Pangan Lokal Maluku