Diduga Kehabisan Oksigen Di RSUD PP. Margereti, Kembali Merenggut Nyawa Pasien
Pantauan ambontoday. com di RSUD PP. Margareti, pasca sekaratnya pasien Domenika Boriat, pihak medis bergegas untuk memasang oksigen, namun pihak keluarga Pastor paroki Olilit Baru Teis Boriat malarang untuk pemasangan oksigen karena saudaranya sudah sekarat.
"Tidak usah lagi pasang oksigen karena sudara saya sudah sekarat, kok kenapa tidak dipasang dari awal, berapa sih harga oksigennya sehingga kita tidak bisa membayarnya, jam empat subuh tadi alasan oksigen habis, kok sudara saya sudah sekarat seperti ini baru mau (ingin) pasang oksigen" kata Boriat dengan nada penuh amarah. Dari kejadian ini, kata Pastor, menunjukan ketidak seriusan para medis dalam penangan pasien, jika sudarahnya sudah tidak tertolong lagi dari sisi medis, maka pihak medis semestinya berkomonikasi dengan keluarga pasien, kenapa mesti sampaikan bahwa kehabisan oksigen. Dirinya berharap sangat, agar pihak menejemen RSUD PP.
Margereti mesti dibenahi, dari sisi penyediaan obat - obatan bahkan oksigen, sehingga persoalan atau kejadian yang menimpa saudaranya ini tidak lagi terulang untuk pasien yang lainnya. Ketika keluhan kehabisan oksigen di RSUD Margareti dikonfirmasikan ke Direktur dr. FulFully CH.
E Nuniari menjelaskan, "pasien dirawat dengan masalah komplikasi jantung, dokter jaga UGD dan dokter spesialis penyakit dalam sufah berupaya untuk menaikan fungsi jantung tetapi karena respon jantung tidak baik maka berakibat paru - paru sulit bernafas karena sudah edema paru, pasien diberikan oksigen tetapi respon paru - paru tidak kuat karna masalah komplikasi jantung tadi, diagnosa pasiennya CHF (payah jantung kronik) dengan edema paru" jelas dokter Sehingga yang disampaikan pihak medis bahwa ada mis komunikasi saja, karena tenaga UGD belum konfirmasi stok tabung terisi di bagian produksi oksigen, tutup direktur dalam konfirmasi lewat pesan singkat di WhasttSap. (AT/lamta)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 weeks ago
Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang
1 month ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
2 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Ekspor Maluku Naik 253,64 Persen Dibanding November 2022
Beginilah Rasa Sedih dan Kesan Yang Mendalam pada Acara Pisah Sambut Kapolres Maluku Tenggara Barat
Bank Maluku-Malut Serahkan Bantuan Tempat Sampah Senilai Rp 62 Juta, Dukung Ambon Bebas Sampah Plastik
Tauda: Belum Ada Laporan Resmi Terkait Cemaran Limbah B3 Terhadap Lahan Pertanian di Kabupaten Buru